Bahasa Indonesia SMP/SMA Kurikulum 2013

Pengertian, Struktur, dan Ciri Kebahasaan Teks Ulasan (Revisi 2017)


Daftar Isi [Tampil]
ilmubindo.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan pengertian, struktur, dan ciri kebahasaan teks ulasan dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 8 revisi. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang pengertian, struktur, ciri kebahasaan tesk ulasan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dan harapannya, apa yang admin bagikan kali ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami pengertian, struktur, ciri kebahasaan tesk ulasan dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

Pengertian, Struktur, dan Ciri Kebahasaan Teks Ulasan (Revisi 2017)
www.ilmubindo.com

A. Pengertian Teks Ulasan

Teks Ulasan adalah teks yang dihasilkan dari sebuah analisis terhadap berbagai karya sastra. Analisis tersebut berisi tinjauan terhadap isi karya sastra baik buku, cerpen, novel, film, drama, maupun puisi. Analisis atau tinjauan tersebut bertujuan mengetahui kualitas, kelebihan, dan kekurangan yang dimiliki karya sastra tersebut. Hasil analisis tersebut ditujukan kepada pembaca atau khalayak ramai.

Secara umum teks ulasan memiliki tujuan komunikatif. Tujuan Komunikatif teks ulasan yaitu melakukan kritik terhadap karya sastra untuk pembaca. Kritik teks ulasan dapat berupa tanggapan atau analisis yang berhubungan dengan latar, waktu, tempat, serta karakter yang ada dalam karya sastra. Jadi, kritik terhadap karya sastra tersebut berkaitan dengan unsur intrinsik dalam karya sastra.
B. Struktur Teks Ulasan
Struktur teks ulasan terdiri atas orientasi (orientation), tafsiran (interpretative), evaluasi (evaluation), dan rangkuman (evaluative summation).

Bagian orientasi berisi gambaran umum karya sastra yang akan diulas. Gambaran umum karya sastra tersebut dapat berupa identitas dan gambaran umum karya sastra.
Tafsiran berisi pandangan mengenai karya sastra yang diulas. Bagian ini dilakukan setelah mengevaluasi karya sastra tersebut. Pada bagian ini penulis biasanya membandingkan karya sastra tersebut dengan karya lain yang mirip. Penulis juga menilai kekurangan dan kelebihan karya sastra yang diulas.

Pada bagian evaluasi penulis mengevaluasi karya sastra, penampilan, dan produksi. Bagian evaluasi juga berisi gambaran secara detail suatu karya sastra yang diulas. Gambaran tersebut bisa berupa bagian, ciri-ciri, dan kualitas karya tersebut.
Pada bagian rangkuman, penulis memberikan ulasan akhir yang berisi simpulan karya tersebut.
C. Ciri Kebahasaan Teks Ulasan
Teks ulasan secara umum memiliki ciri kebahasaan sebagai berikut.
1. Menggunakan Kata Sifat
Kata sifat dalam teks ulasan menunjukkan kelebihan dan kekurangan karya sastra. Kata sifat sering digunakan  dalam teks ulasan. Kata sifat tersebut digunakan untuk mengungkapkan kelebihan dan kekurangan karya sastra. Kata sifat yang sering digunakan yaitu bagus, baik, mudah, sulit, jelas, dan jelek.
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
a. Pesan novel Laskar Pelangi mudah dipahami oleh pembaca. (kelebihan)
b. Jalan cerita novel terjemahan sulit dimengerti oleh pembaca pemula. (kekurangan)
2. Menggunakan Kalimat Majemuk
Sebagian besar teks ulasan berisi pandangan subjektif dari penulis. Penulis memiliki kebebasan untuk mengungkapkan pendapat. Pilihan kata dalam teks ulasan tersebut sesuai selera penulis. Penulis terkadang menggunakan kalimat majemuk baik kalimat majemuk setara maupun kalimat majemuk bertingkat.
3. Menggunakan Kata Rujukan
Perhatikan kalimat berikut
Novel Laskar Pelangi sangat bermanfaat bagi para remaja, khususnya siswa-siswi. Cerita dalam novel ini mengisahkan perjuangan berat yang dialami oleh tokoh-tokoh Laskar Pelangi untuk bersekolah.  

Kata Laskar Pelangi dan novel ini saling berhubungan. Kata Novel ini merujuk pada kata novel Laskar Pelangi. Keterkaitan dua kata tersebut sangat penting untuk menjaga keutuhan dan kepaduan teks. Rujukan kata merupakan satu kata dan kata lain yang memperlihatkan keterkaitannya. Kata rujukan ditandai dengan penggunaan kata ini, itu, dan disini. Kata ini, itu, dan disini merupakan kata penunjuk.

D. Contoh Teks Ulasan

Surat Kecil untuk Tuhan merupakan salah satu judul hasil karya sastra Agnes Danovar, yang berupa novel. Novel ini mengisahkan ulang cerita pilu seorang gadis bernama Keke atau Gita Sesa Wanda Cantika. Ia terkena penyakit yang terbilang langka bernama Rabdosmiosarkoma atau yang dalam bahasa awam dikenal dengan nama kanker jaringan lunak. Keke sendiri merupakan pasien pertama di Indonesia yang terdeteksi terkena penyakit tersebut. Hal ini yang menjadikan kisahnya sangat menggugah.

Novel ini menceritakan Keke, seorang gadis yang cukup beruntung, karena lahir dari keluarga yang sangat berada, memiliki dua orang kakak laki-laki yang bernama Chika dan Kiki, orang tua yang sangat menyayanginya walau sudah bercerai, dan juga Pak Yus, ajudan sang Ayah. Selain itu Keke juga dikelilingi enam sahabat karib yang selalu setia menemaninya dan hidupnya pun semakin lengkap dengan kehadiran seorang kekasih yang juga begitu menyayanginya, yaitu Andy.

Pada tahun 2003 kanker Rhabdomyosarcoma menghinggapinya, Keke merupakan pengidap pertama di Indonesia. Gadis cantik itu pun berubah menjadi "monster" hingga terpaksa harus menjalani serangkaian kemoterapi dan radiasi hampir setahun lamanya, akibatnya, semua rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok, kulitnya mengering, dan sering mual-mual. Ketekunan Keke dan keluarganya membuahkan hasil. Keke dinyatakan sembuh dan bisa kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala.

Setahun kemudian yaitu pada tahun 2004, kanker itu kembali, lebih parah dan mematikan. Meskipun sudah ditolak di rumah sakit mana-mana, ayah Keke tidak pernah sekali pun menyerah untuk menyembuhkan anaknya. Meskipun ratusan dokter memprediksi bahwa hidup Keke tidak akan lebih dari tiga bulan, Keke berhasil bertahan untuk lebih dari setahun. Meskipun pada akhirnya, Keke harus menerima kenyataan bahwa ia memang tidak dapat disembuhkan karena kanker itu sudah terlalu menyebar. Keke meninggal dunia pada tanggal 25 Desember 2006.

Kelebihan dari novel karya Agnes Danovar ini adalah dapat membuat pembaca terhanyut dalam kisah yang diceritakan. Kelebihan lainnya adalah ini adalah kisah yang diangkat dari kehidupan nyata dan sangat menyentuh. Novel ini juga mengajarkan kita agar ikhlas dan tabah menerima cobaan dari Allah dan yakin setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya.

Namun sayangnya masih ada penulisan yang salah dan juga ada penulisan yang kurang menarik dan sulit dimengerti. Sedangkan kelemahan yang dimiliki novel ini, di antaranya kata-kata penulis yang kadang membuat pembaca berimajinasi lain dalam menafsirkan kata-kata kiasan penulis.
Tetapi, dengan mengesampingkan kekurangan novel tersebut, cerpen ini yang mengajarkan kita tentang arti kehidupan yang sebenarnya.  Dalam menghadapi sebuah cobaan seberat apapun itu, kita harus tetap berusaha untuk bangkit dan tak menyerah.

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang pengertian, struktur, ciri kebahasaan tesk ulasan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam memahami pengertian, struktur, ciri kebahasaan tesk ulasan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian, Struktur, dan Ciri Kebahasaan Teks Ulasan (Revisi 2017)

Beranda / Google.com / Google.co.id / Blogger.com /