Blog Kumpulan Informasi Seputar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SMP

Kumpulan Rangkuman Materi, Soal. dan Pembahasan UNBK Bahasa Indonesia Kelas 9 (Membaca Nonsastra)

ilmubindo.com_ Tujuan utama membaca adalah menemukan makna dan informasi. Proses menemukan makna dan informasi dalam teks terkait dengan suatu bacaan. Makna adalah arti atau pengertian yang diberikan terkait suatu bentuk kebahasaan. Makna atau arti tersebut dapat ditemukan dalam kamus. Untuk menemukan makna kata, diperlukan proses membaca memidai.

Kata merupakan satuan bahasa terkecil yang memiliki dua unsur, yaitu unsur bentuk dan isi. Unsur bentuk adalah wujud yang dapat ditangkap pancaindra. Unsur isi atau makna adalah wujud yang dapat dipahami oleh pikiran karena dirangsang oleh unsur bentuk. Sebagai contoh, Kata rumah adalah unsur bentuk karena dapat ditangkap oleh indra penglihatan. Unsur isi atau makna kata rumah adalah sebuah bangunan beratap, berpintu, dan berjendela yang menjadi tempat tinggal manusia. Pengertian rumah dari segi bentuk dan isi tersebut yang sesuai dengan kesepakatan pemakai bahasa disebut juga makna leksikal, artinya makna kata sesuai dengan makna dalam kamus.

Selain makna kata, kamu dapat pula menentukan makna kalimat dalam teks. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final, dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa. Makna kalimat dalam teks dapat ditentukan berdasarkan konteks dalam teks tersebut. Sebagai contoh, sebuah teks prosedur, atau tanggapan deskriptif  terdiri atas beberapa kalimat. Kalimat satu dengan kalimat lainnya harus memiliki satu kesatuan ide. Antarkalimat tersebut harus saling berhubungan atau koherensi. Cara menentukan makna kalimat dalam teks dengan kalimat tersebut. Makna kalimat yang baru tersebut masih dalam satu kesatuan ide.

Kumpulan Rangkuman Materi, Soal. dan Pembahasan UNBK Bahasa Indonesia Kelas 9 (Membaca Nonsastra)
www.ilmubindo.com

Contoh Soal
Bacalah teks berikut!
Pendidikan karakter berarti melakukan usaha sungguh-sungguh, sistematik, dan berkelanjutan. Pendidikan karakter dapat membangkitkan kesadaran dan keyakinan semua orang Indonesia bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa menguatkan karakter remaja Indonesia. Dengan kata lain, tidak masa depan yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa peningkatan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, dan tanpa pengembangan rasa tanggung jawab. Tidak ada masa depan yang lebih baik tanpa memupuk persatuan di tengah-tengah kebhinekaan, tanpa semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, serta rasa percaya diri dan optimis. Inilah tantangan kalian sebagai generasi penerus bangsa.

Makna kata bercetak miring dalam teks tersebut adalah ....
A. mengajak
B. melayani
C. memedulikan 
D. menyumbang
Jawaban: D
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata berkontribusi mengandung makna menyumbang. Jadi, jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban D. Pilihan jawaban A, B, dan C tidak tepat karena tidak sesuai arti dalam kamus.
  • Informasi Tersurat Teks
Teks mengandung informasi baik tersurat maupun tersirat. Makna tersurat adalah makna tertulis, eksplisit, atau tampak jelas dalam teks bacaan. Dapat pula dikatakan bahwa makna tersurat adalah makna yang secara langsung dinyatakan dalam teks bacaan.
Kamu dapat menentukan informasi tersurat dalam teks biografi. Informasi tersurat tersebut dapat ditemukan pada keistimewaan tokoh dan sifat atau sikap yang dapat diteladani dari tokoh tersebut.

Contoh  Soal
Bacalah teks  biografi tokoh tersebut!
Tumbuh menjadi anak bungsu dari lima bersaudara, Andy F. Noya justru menjadi anak nakal. Karena kenakalannya, sang ayah selalu melarang Andy F Noya ketika ia ingin membantu memperbaiki mesin ketik. Selain takut rusak, ayahnya tidak ingin anaknya itu mengikuti jejaknya menjadi tukang servis mesin ketik. Namun apa mau dikata Andy F. Noya kecil  memang tidak bisa lepas dari mesin ketik. Ia gemar tulis-menulis sejak bersekolah di SD. Ketika bersekolah di Jayapura, Andy F. Noya gemar mengarang dan menggambar. Ia pernah menjuarai lomba mengarang dan menggambar karikatur. Andy F. Noya memiliki nilai akademis sangat baik. Ia termasuk salah satu lulusan terbaik STM N 6 Jakarta.

Keistimewaan tokoh dalam teks biografi tersebut adalah ....
A. Andy F. Noya merupakan anak bungsu sehingga nakal.
B. Andy F. Noya suka membantu ayahnya mereparasi mesin ketik.
C. Andy F. Noya kecil gemar tulis-menulis sejak bersekolah di SD.
D. Andy F. Noya ingin mengikuti jejak ayahnya menjadi tukang servis mesin ketik.

Jawaban: C
Keistimewaan tokoh menyangkut keunggulan atau keahlian seseorang yang sangat mengagumkan. Teks tersebut menjelaskan masa kecil tokoh Andy F. Noya. Beberapa keistimewaan Andy F. Noya antara lain sejak SD gemar tulis menulis. Ia pernah menjuarai lomba menggarang dan menggambar karikatur. Nilai akademis Andy F. Noya sangat baik sehingga mendapat predikat lulusan terbaik STM 6 Jakarta. Jadi, keistimewaan Andy F. Noya terdapat pada pilihan jawaban C. Pilihan jawaban A dan B bukan keistimewaan Andy F. Noya, melainkan pernyataan yang terdapat dalam teks biografi tersebut. Pilihan jawaban D tidak sesuai dengan teks biografi tersebut.
  • Bagian Teks
Bahasa Indonesia mengenal beberapa jenis teks. Jenis-jenis teks tersebut antara lain teks laporan, teks eksposisi, teks ulasan, teks biografi, teks prosedur, dan teks tanggapan kritis. Teks-teks tersebut memiliki bagian. Sebelum membahas bagian teks, perlu diketahui, terlebih dahulu definisi teks-teks tersebut.
  • Teks Laporan
Teks laporan adalah bentuk hasil pengamatan yang dilakukan dan bertujuan untuk menginformasikan hasil yang diperoleh tersebut kepada pembaca. Oleh karena itu, teks laporan dapat pula disamakan dengan teks hasil observasi. Kegiatan observasi atau pengamatan pada dasarnya merupakan kegiatan sehari-hari yang sering kamu lakukan. Akan tetapi, tidak semua kegiatan yang diamati itu disebut observasi. Observasi harus dilakukan secara senggaja, runtut, sesuai dengan aspek-aspek tertentu, dan berdasarkan tujuan yang jelas. Observasi adalah kegiatan pengamatan terhadap keadaan, objek atau peristiwa yang akan diteliti. Hasil dari observasi atau pengamatan ditulis dengan lengkap mengenai detail-detail objek pengamatan. Hasil observasi. Jadi, teks hasil observasi adalah teks pengamatan yang ditulis secara terperinci, sistematik, dan bersifat faktual.
Teks hasil observasi memiliki struktur atau bagian-bagian. Struktur teks hasil observasi terdiri atas definisi umum (bagian pembuka), deskripsi bagian (bagian isi), dan deskripsi manfaat (bagian penutup). Bagian definisi umum berisi pengertian sesuatu yang dibahas. Deskripsi bagian berisi gambaran tentang sesuatu cara secara terperinci. Sementara itu, deskripsi manfaat merupakan bagian yang berisi manfaat atau kegunaan.
  • Teks Eksposisi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksposisi adalah uraian atau paparan yang bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan dalam karangan. Menurut ahli tata bahasa Indonesia, Gorys Keraf, eksposisi atau pemaparan adalah salah satu bentuk tulisan atau keterampilan berbahasa secara efektif yang berusaha untuk menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan seseorang yang membaca uraian tersebut.

Pada umumnya teks eksposisi terdiri atas tiga bagian, yakni bagian tesis yang merupakan pendapat atau opini, bagian argumentasi atau alasan yang merupakan isi, dan bagian penengasan ulang yang merupakan bagian penutup.
Teks Ulasan
Teks ulasan adalah teks yang dihasilkan dari sebuah analisis terhadap berbagai karya sastra. Analisis tersebut berisi tinjauan terhadap isi karya sastra baik buku, cerpen, novel, film, drama, maupun puisi. Analisis atau tinjauan tersebut bertujuan mengetahui kualitas, kelebihan, dan kekurangan yang dimiliki karya sastra tersebut. Hasil analisis tersebut ditujukan kepada pembaca atau khalayak ramai.
Struktur teks ulasan terdiri atas orientasi (orientation), tafsiran (interpretative recount), evaluasi (evaluation), dan rangkuman (evaluative summation).

Bagian orientasi berisi gambaran umum karya sastra yang akan diulas. Gambaran umum karya sastra tersebut dapat berupa identitas dan gambaran umum karya sastra.
Tafsiran berisi pandangan mengenai karya sastra yang diulas. Bagian ini dilakukan setelah mengevaluasi karya sastra tersebut. Pada bagian ini penulis biasanya membandingkan karya sastra tersebut dengan karya lain yang mirip. Penulis juga menilai kekurangan dan kelebihan karya sastra yang diulas.

Pada bagian evaluasi penulis mengevaluasi karya sastra, penampilan, dan produksi. Bagian evaluasi juga berisi gambaran secara detail suatu karya sastra yang diulas. Gambaran tersebut bisa berupa bagian, ciri-ciri dan kualitas karya tersebut.
Pada bagian rangkuman, penulis memberikan ulasan akhir. Ulasan akhir tersebut berisi simpulan karya tersebut.

Salah satu jenis teks ulasan adalah resensi. Resensi diartikan sebagai penilaian terhadap karya orang lain dengan memberikan pertimbanganbaik dan buruk karya tersebut secara objektif. Unsur-unsur tersebut meliputi judul resensi, data buku, pendahuluan, isi, dan penutup.

a. Judul resensi
Judul resensi harus sesuai dengan keseluruhan isi resensi.

b. Identitas buku
Identitas buku mencakup judul buku, jenis buku, pengarang, penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, dan harga buku.

c. Pendahuluan atau pembuka resensi
Bagian pendahuluan berisi landasan berpikir peresensi. Bagian pendahuluan biasanya mengemukakan tema dan deskripsi buku secara singkat.

d. Isi resensi
Isi resensi merupakan bagian inti resensi. Bagian ini meliputi sinopsis atau isi buku secara ringkas, ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya, keunggulan buku, kelemahan buku, tinjauan bahasa, dan kesalahan cetak.
1) Sinopsis isi buku
Dalam bagian ini peresensi mengemukakan pokok-pokok isi buku. Jika yang diresensi buku-buku fiksi, peresensi harus mengemukakan unsur-unsur yang berhubungan dengan masalah, watak, dan latar cerita sehingga orang lain penasaran ingin membacanya.
2) Kelemahan dan keunggulan buku
Penulisan resensi harus mengemukakan segi-segi menarik dari buku tersebut. Penulis buku juga harus mengemukakan kekurangan dari buku tersebut.

e. Penutup
Unsur penutup resensi berisi buku itu penting untuk siapa da mengapa. Peresensi juga mengemukakan simpulan dalam bagian penutup. Penulisan resensi harus mengemukakan nilai yang diperolehnya terhadap buku yang diresensi dan imbauan-imbauan untuk pembaca.
  • Teks Biografi
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, biografi berarti riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tanggal lahir atau data kematian dan data pekerjaan seseorang. Dalam biografi dijelaskan secara lengkap kehidupan tokoh sejak kanak-kanak sampai tua, bahkan hingga tokoh tersebut meninggal. Semua jasa, karya, dan segala aspek yang dilakukan atau dihasilkan oleh seorang tokoh juga dijelaskan.

Teks biografi terdiri atas struktur -struktur utama. Struktur-struktur teks tersebut sebagai berikut.

a. Orientasi/Pengenalan Tokoh
Orientasi berisi gambaran awal tentang tokoh atau pelaku didalam teks biografi. Orientasi memberikan pengenalan tokoh secara umum, seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, latar belakang keluarga, dan riwayat pendidikan.

b. Peristiwa dan Masalah
Dalam bagian ini berisi penjelasan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi atau yang pernah dialami tokoh, termasuk masalah yang dihadapinya dalam mencapau tujuan dan cita-citanya. Bagian ini mencakup aspek menarik, mengesankan, dan mengharukan yang dialami tokoh.

c. Reorientasi
Bagian ini berisi pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan. Reorientasi boleh ada dan boleh tidak ada dalam teks biografi.
  • Teks Prosedur
Kata prosedur berkategori nomina. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1) prosedur berarti tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas; 2) metode langkah demi langkah secara pasti dalam memecahkan suatu masalah. Sementara itu, teks cerita prosedur adalah petunjuk yang berisi langkah-langkah dengan tujuan tertentu.

Teks terdiri atas dua aspek, yaitu bentuk dan isi. Bentuk teks dapat diidentifikasi berdasarkan strukturnya. Dengan demikian, struktur merupakan salah satu aspek penting suatu teks, khususnya teks prosedur.
Teks prosedur memiliki struktur atau bagian-bagian. Struktur teks prosedur terdiri atas tujuan, bahan-bahan perlengkapan, dan langkah-langkah.

a. Tujuan
Bagian ini berisi tujuan kegiatan. Pembaca teks segera mengetahui tujuan kegiatan pada bagian awal teks.
 b. Bahan-bahan atau perlengkapan
Bagian ini berisi bahan-bahan atau perlengkapan demi mencapai tujuan.
 c. Langkah-langkah
Bagian ini berisi langkah-langkah untuk mencapai tujuan kegiatan berdasarkan berbagai bahan atau perlengkapan yang tersedia. Langkah-langkah harus dilakukan secara urut agar tujuan dapat tercapai. Dengan kata lain, ketidakurutan langkah-langkah mengakibatkan suatu kegiatan gagal mencapai tujuan.
  • Teks Tanggapan Kritis
Teks tanggapan kritis adalah karangan berisi tanggapan kritis terhadap masalah. Tanggapan kritis merupakan tanggapan (komentar) seseorang terhadap masalah berdasarkan cara berpikir kritis. . Dalam mengemukakan tanggapan, seseorang harus tajam menganalisis masalah. Selain itu, ia harus peka terhadap masalah yang ada. Tanggapan kritis tersebut dapat berupa kritik dukungan pernyataan setuju atau tidak setuju tentang baik buruknya suatu masalah disertai dengan alasan logis. Alasan tersebut harus memberi dukungan atau solusi permasalahan yang dibahas.

Cara berpikir kritis merupakan proses penilaian atau pengambilan keputusan dilakukan secara mandiri dengan memperhatikan keadaan di lingkungan sekitar. Berpikir kritis dapat muncul kapan pun dalam proses penilaian, keputusan, atau penyelesaian masalah secara umum. Kapan pun seseorang berusaha untuk mengetahui peristiwa yang perlu dipercaya didasari alasannya. Proses berpikir kritis melalui usaha pemahaman seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Semua dapat dilakukan secara kritis. Berpikir kritis penting agar kamu dapat menggunakan potensi pikiran secara optimal.

Teks tanggapan kritis disusun dengan struktur yaitu resume atau ringkasan dari isi teks yang hendak ditanggapi, deskripsi kelebihan/kekurangan teks, dan judgement berupa penilaian menyeluruh terhadap kualitas teks.

Contoh Soal
Bacalah bagian teks berikut!
Etnis Betawi, sebagai sebuah identitas, kini semakin lamah bertahan seiring percepatan perubahan Jakarta yang enggan berhenti. Jumlah pendatang yang tidak pernah surut, budaya asing yang terus menggempur, telah membuat etnis ini semakin tidak terlihat. Padahal, semestinya identitas budaya ini tetap kental meskipun Jakarta telah menjadi sebuah kota metropolitan. Namun, pada kenyataannya identitas Betawi perlahan-lahan tergeser dan terpinggirkan.

Kutipan teks tersebut merupakan bagian ...
A. pendahuluan
B. sinopsis buku
C. kelebihan dan kelemahan
D. penutup

Jawaban: A
Kutipan tersebut tergolong teks ulasan. Kutipan teks ulasan tersebut berisi gambaran umum tentang identitas etnis Betawi yang semakin tergeser dan terpinggirkan. Paragraf yang berisi tentang gambaran umum atau deskripsi secara singkat sebuah teks disebut pendahuluan. Jadi, jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban A. Pilihan B, C, dan D tidak tepat. Bagian sinopsis berisi pokok-pokok isi buku. Bagian kelebihan dan kelemahan berisi segi menarik dan kekurangan buku. Bagian penutup berisi simpulan karya tersebut.
  • Gagasan Utama, Kalimat Utama, dan Simpulan Teks
Teks merupakan wacana tertulis atau bacaan yang dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran. Teks atau bacaan terdiri atas beberapa paragraf. Paragraf adalah seperangkat kalimat berkaitan satu sama lain dan membentuk satu kesatuan untuk mengutarakan atau mengemukakan satu gagasan utama atau gagasan pokok. Syarat-syarat sebuah paragraf yaitu koheren (berhubungan), kohesif (padu), dan memiliki satu gagasan utama (pokok).

Setiap paragraf harus memiliki gagasan utama. Gagasan utama, gagasan pokok, atau ide pokok adalah topik yang dibahas atau diungkapkan dalam bacaan. Gagasan utama dalam paragraf berfungsi sebagai pengendali informasi atau merupakan inti informasi. Gagasan utama dapat ditemukan dalam kalimat utama.

Kalimat utama merupakan kalimat berisi ide pokok. Kalimat utama dapat ditemukan di awal, akhir, awal dan akhir, atau diseluruh paragraf. Pada umumnya gagasan utama disampaikan dalam kalimat topik. Jadi, menentukan gagasan utama tentukan terlebih dahulu kalimat topik atau kalimat utamanya.

Simpulan merupakan ikhtisar atau pendapat terakhir berdasarkan uraian sebelumnya. Simpulan dapat diketahui berdasarkan letak gagasan pokok. Untuk memudahkan menyimpulkan paragraf, kamu harus mencari ide pokok tiap-tiap paragraf. Kemudian, kamu merangkai ide pokok tersebut. Selanjutnya, kamu meringkas ide pokok tersebut menjadi satu kalimat.

Contoh Soal
Bacalah paragraf berikut!
Bagaimanakah cara mencukupi kebutuhan akan sayur-mayur dan variasi gizinya? Pekarangan dapat dimanfaatkan untuk membudidayakan tanaman sayur-mayur. Sementara itu, di sisa lahan pekarangan dapat dibuat kolam untuk budi daya ikan. Jadi, sebagian lahan pekarangan digunakan untuk menanam sayur-mayur dan sebagian lainnya digunakan sebagai kolam ikan.

Gagasan utama paragraf tersebut adalah ...
A. cara mencukupi kebutuhan akan sayur-mayur dan variasi gizi.
B. pemanfaatan pekarangan untuk membudi dayakan tanaman sayur-mayur .
C. pembuatan kolam untuk budi daya ikan di sisa lahan pekarangan.
D. penggunaan lahan pekarangan untuk sayur-mayur dan kolam ikan

Jawaban: D
Paragraf tersebut membahas pemanfaatan lahan pekarangan. Lahan pekarangan dapat digunakan untuk menanam sayur-mayur dan sebagai kolam ikan. Pernyataan tersebut terletak diakhir paragraf sebagai simpulan kalimat-kalimat sebelumnya. Oleh karena itu, gagasan utama paragraf tersebut terletak di akhir paragraf. Jadi, jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban D.
  • Simpulan Pendapat Pro/Kontra
Teks tanggapan kritis adalah karangan berisi tanggapan kritis terhadap masalah. Tanggapan kritis merupakan tanggapan (komentar) seseorang terhadap masalah berdasarkan cara berpikir kritis. Dalam mengemukakan tanggapan, seseorang harus tajam menganalisis masalah. Selain itu, ia harus peka terhadap masalah yang ada. Tanggapan kritis tersebut dapat berupa kritik dukungan pernyataan setuju atau tidak setuju tentang baik buruknya suatu masalah disertai alasan logis. Alasan harus memberi dukungan atau solusi permasalahan yang dibahas.

Pendapat pro disebut tanggapan kritis positif. Pendapat pro berupa persetujuan, dukungan, optimistis, dan pujian. Sebaliknya, pendapat kontra disebut tanggapan kritis negatif. Pendapat kontra berupa penolakan, kritik, pesimistis, dan keprihatinan. Pendapat pro dan kontra dapat disimpulkan.

Contoh Soal
Bacalah ilustrasi berikut!
Penetrasi pasar minuman ala luar negeri mengancam keberadaan minuman tradisional. Kemasan dan strategi pemasaran minuman ala luar negeri lebih menarik. Minuman tradisional kalah bersaing dengan minuman kemasan ala luar negeri. Minuman tradisional merupakan warisan nenek moyang yang harus dilestarikan. Minuman tradisional tanpa bahan pengawet. Minuman tradisional lebih sehat daripada kemasan minuman ala luar negeri menggunakan bahan pengawet. Minuman tradisional lebih mudah dibuat sendiri daripada minuman kemasan ala luar negeri. Bahannya pun mudah didapatkan.

Kalimat tanggapan positif berdasarkan ilustrasi tersebut adalah ...
A. Saya setuju mengonsumsi minuman tradisional karena dikemas menarik dan mudah didapatkan di toko-toko.
B. Saya lebih suka mengonsumsi minuman kemasan ala luar negeri karena tidak perlu repot membuat sendiri.
C. Saya lebih suka mengonsumsi minuman kemasan ala luar negeri karena kemasannya lebih menarik dan bergengsi.
D. Saya lebih suka mengonsumsi minuman tradisional karena tanpa bahan pengawet dan lebih menyehatkan.

Jawaban: D
Tanggapan positif terdapat pada pilihan D. Sementara itu, kalimat tanggapan posotif pada pilihan jawaban A, B, dan C tidak sesuai dengan ilustrasi tersebut.
  • Ringkasan Isi Teks
Ringkasan juga disebut rangkuman. Ringkasan adalah penyajian bacaan dalam bentuk singkat dengan mempertahankan urutan isi dan sudut pandang pengarang bacaan asli.

Langkah-langkah membuat ringkasan bacaan sebagai berikut.
  1. Membaca bacaan atau karangan asli untuk mengetahui kesan umum, maksud pengarang, dan sudut pandangnya.
  2. Mencatat gagasan utama setiap paragraf dalam bacaan.
  3. Menyusun ringkasan dengan menyusun gagasan utama bacaan menjadi satu paragraf.
  4. Membaca paragraf ringkasan dan memperbaiki atau menyuntingnya jika terdapat kesalahan.
Contoh Soal Bacalah teks berikut dengan saksama!
Karakter adalah kunci keberhasilan individu. Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan. Perbuatan atau perilaku manusia tersebut berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata karama, budaya, dan adat istiadat.
 
Pendidikan karakter penting bagi pelajar. Pendidikan karakter tidak hanya diterapkan disekolah, tetapi dirumah dan di lingkungan sosial. Peserta pendidikan karakter tidak hanya anak-anak usia dini hingga remaja, tetapi juga usia dewasa. Pendidikan karakter penting bagi pelajar karena berguna untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Sudahkah kalian menyadarinya?

Ringkasan tepat bacaan tersebut adalah ...
A. Kunci keberhasilan individu adalah pendidikan karakter.
B. Pendidikan karakter diterapkan di sekolah, rumah, dan lingkungan sosial.
C. Pendidikan karakter untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
D. Karakter adalah kunci keberhasilan individu yang penting bagi pelajar.

Jawaban: D
Ringkasan dalam bacaan tersebut dapat dirangkai dari gagasan pokok kedua paragraf. Gagasan pokok pertama adalah karakter sebagai kunci keberhasilan individu. Gagasan pokok kedua adalah karakter penting bagi pelajar. Jika kedua gagasan pokok tersebut diringkas menjadi Karakter adalah kunci keberhasilan individu yang penting bagi pelajar. Jadi, ringkasan bacaan terdapat pada pilihan jawaban D. Pilihan jawaban A, B, dan C tidak mewakili ringkasan bacaan tersebut.
  • Perbandingan Penggunaan Bahasa dan Pola Penyajian Beberapa Jenis Teks
Penggunaan bahasa dan pola penyajian setiap teks kadang-kadang berbeda. Beberapa jenis teks tersebut dapat dibandingkan dari segi penggunaan bahasa dan pola penyajiannya. Bahasa dalam teks laporan menggunakan bahasa baku dan tidak baku. Penggunaan bahasa baku dalam teks laporan terdapat pada teks laporan hasil observasi dan teks berita. Akan tetapi, dalam teks laporan perjalanan dapat menggunakan bahasa baku dan bahasa tidak baku. Begitu pula jenis teks lain seperti teks eksposisi, teks ulasan, teks biografi, teks prosedur, dan teks tanggapan kritis menggunakan bahasa baku.

Pola penyajian setiap teks dapat berbeda-beda. Sebagai contoh pola penyajian teks berita akan berbeda dengan pola penyajian teks laporan hasil observasi atau laporan pengamatan. Pola penyajian teks berita dapat diketahui dengan mengajukan pertanyaan 5W+1H. Setiap kalimat merupakan jawaban atas satu pertanyaan. Pola penyajian dalam teks laporan berupa pembuat laporan, objek yang diamati, waktu pengamatan, tempat pengamatan, tujuan pengamatan, dan hasil pengamatan.

Bacalah kedua teks berikut!

Teks I
Kondisi kebersihan lingkungan di perumahan Alam Permai sangat baik. Selokan terpelihara dengan baik dan tidak mampat. Tempat pembuangan sampah pun terorganisasi dengan baik. Setiap rumah memiliki satu tempat sampah yang diletakkan di depan rumah. Tempat sampah berupa tong besar atau drum. Petugas kebersihan mengambil sampah setiap tiga hari sekali. Selain itu, setiap satu bulan sekali warga Perumahan Alam Permai melakukan kerja bakti membersihkan selokan dan rumput-rumput liar di sekitar perumahan.

Teks II
Perjalanan kami dari Medan ke Parapat diawali dari iseng aja. Dimulai dari seorang kawan yang ingin meluapkan kegalauannya. Saya sendiri heran, kenapa mesti ke Parapat, itu kan jauh dari Medan. Padahal bisa aja hang out ke cafe di sekitar kota Meda, toh sama aja rasanya. Ternyata melepaskan rasa galau di cafe dengan keindahan alam yang natural beda rasanya. Parapatlah tempat kealamian masih ada. Natural dan indah. Parapat merupakan pintu masuk ke Danau Toba. Tempat yang indah di Sumatra Utara.

Perbedaan penggunaan bahasa pada kedua teks tersebut adalah ...
 Teks I                             Teks II
A. efektif                        tidak efektif
B. baku                           tidak baku
C. mudah dipahami        berbelit-belit
D. santai                         resmi

Jawaban: B
Bahasa dalam teks laporan menggunakan bahasa baku dan tidak baku. Teks satu merupakan laporan pengamatan. Teks tersebut menggunakan bahasa baku. Teks II merupakan laporan perjalanan. Teks tersebut menggunakan bahasa tidak baku. Perhatikan kata-kata aja, kenapa, mesti, dan toh. Jadi, jawaban tepat terdapat pada pilihan B.
  • Keunggulan/Kelemahan Karya Sastra dan Nonsastra
Sebuah karya baik sastra, nonsastra, film, maupun drama dapat dinilai. Penilaian karya tersebut berdasarkan keunggulan atau kelemahannya. Kegiatan menilai keunggulan atau kelemahan adalah bagian dari resensi. Resensi adalah tulisan berisi ulasan, pertimbangan, atau pembicaraan suatu karya (sastra, nonsastra, film, atau drama). Resensi bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada pembaca tentang sebuah karya patut mendapat sambutan atau tidak. Resensi buku identik dengan bedah buku, tinjauan buku, dan timbangan buku.

Ragam bahasa yang digunakan dalam meresensi buku harus komunikatif dan menarik. Penulisan resensi bertujuan untuk memberi rangsangan kepada pembaca agar membaca atau memiliki buku tertentu. Simpulan resensi biasanya berusaha menyakinkan pembaca agar membaca buku yang diulas.

Resensi buku berisi aspek-aspek berikut ini.
  1. Identitas buku (judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, dan tebal halaman)
  2. Sinopsis, unsur ekstrinsik, intrinsik (untuk nonfiksi)
  3. Nilai buku (kelebihan dan kelemahan buku)
  4. Keterbacaan atau kecocokan pembacanya.
Contoh Soal

Bacalah identitas buku berikut!
Judul                        : Supernova; Akar       
Penulis                     : Dewi "Dee" Lestari
                                   Simangunsong
Jenis                         : Fiksi
Penerbit                    : Truedee Books
Cetakan Tahun         : Cetakan I Oktober 2002
Tebal Buku               : 221 Halaman
Panjang Buku           : 21 cm
Lebar Buku               : 13,5 cm

Paragraf yang menyatakan keunggulan buku adalah ...
A. Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Januari 1976. Ia seorang penulis dan penyanyi Dee pertama kali dikenal masyarakat sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Sejak menerbitkan novel Supernova yang populer pada tahun 2001, ia kemudian dikenal luas sebagai novelis.
B. Kelebihan buku Supernova episode akar tidak lagi banyak dicantumkan footnote. Di sini pengarang juga menyampaikan arti kesetiakawanan tinggi antarsesama backpakker. Dalam novel ini pengarang juga mengajarkan kita dalam penguasaan beberapa bahasa asing dan tidak adanya diskriminasi dalam suatu komunitas.
C. Menurut saya kekurangan dalam novel ini hanya dalam penggunaan bahasa. Terkadang banyak mempergunakan bahasa tingkat tinggi yang tidak semua kalangan dapat memahaminya walaupun penggunaannya tidak sebanyak novel Supernova episode pertama yang berjudul Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh.
D. Talita Luna, kesejatian hidup ada pada batu kerikil yang tertendang ketika kau melangkah menyusuri jalan. Kesejatian hidup ada pada selembar daun kering yang gugur tertiup angin. Kesejatian hidup ada pada air susu ibu yang diminum oleh bayinya. Di Vihara Pit Yong Kiong, Pasuruan, di Pelabuhan Belawan, di Penang, di Bangkok, di Laos, di Golden Triangle, di Cambodia, di Bandung, di manapun kau hidup.

Jawaban: B
Keunggulan buku merupakan kelebihan buku yang diresensi. Paragraf yang menyatakan keunggulan buku terdapat pada pilihan jawaban B. Pilihan jawaban A merupakan kepengarangan. Pilihan jawaban C merupakan kelemahan buku. Pilihan jawaban D merupakan sinopsis buku.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kumpulan Rangkuman Materi, Soal. dan Pembahasan UNBK Bahasa Indonesia Kelas 9 (Membaca Nonsastra)