Blog Kumpulan Informasi Seputar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SMP

Contoh Teks Biografi Dewi Sartika Bahasa Indonesia Kelas VIII Kurikulum 2013

Kali ini saya akan bagikan contoh Teks Biografi dari tokoh Dewi Sartika. Dewi Sartika merupakan contoh tokoh yang sangat menginspirasi kaum wanita lain yang bisa atau dapat kita teladani.

 Dewi Sartika Perintis Pendidikan bagi Kaum Wanita

Contoh Teks Biografi Dewi Sartika Bahasa Indonesia Kelas VIII Kurikulum 2013

Dewi Sartika dilahirkan dari keluarga priyayi Sunda, Nyi Raden Raja Permas dan Raden Somanagara. Meskipun melanggar adat saat itu, orang tuanya bersikukuh menyekolahkan Dewi Sartika ke sekolah Belanda. Sepeninggal ayahnya, Dewi Sartika dirawat oleh pamannya (kakak ibunya) yang berkedudukan sebagai patih di Cicalengka. Dari pamannya, beliau mendapatkan didikan mengenai kesundaan, sedangkan wawasan kebudayaan Barat diperolehnya dari didikan seorang nyonya Asisten Residen bangsa Belanda.
Pada tahun 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum wanita. Di sebuah ruangan kecil, di belakang rumah ibunya di Bandung, Dewi Sartika mengajar di hadapan anggota keluarganya. Materi yang diajarkan saat itu di antaranya merenda, memasak, jahit-menjahit, membaca, dan menulis.
Usai berkonsultasi dengan  Bupati R.A. Martenagara, pada 16 Januari 1904 Dewi Sartika membuka Sekolah Istri (Sekolah Wanita) pertama se-Hindia-Belanda. Tenaga pengajarnya tiap orang, yaitu Dewi Sartika dibantu dua saudara misannya, Ny. Poerwa dan Ny. Oewid. Murid-murid angkatan pertamanya terdiri atas 20 orang. Ketika mengajar, ia menggunakan ruangan pendopo Kabupaten Bandung.
Setahun kemudian, pada tahun 1905, sekolahnya menambah kelas. Kemudian sekolahnya pindah ke Jalan Ciguriang, Kebon Cau. Lokasi barui ini dibeli Dewi Sartika dengan uang tabungan pribadinya dan bantuan dana pribadi dari Bupati Bandung. Lulusan pertama dari sekolah ini pada tahun 1909. Lulusan tersebut membuktikan kepada bangsa kita bahwa wanita memiliki kemampuan yang tidak ada bedanya dengan laki-laki. Tahun 1910, Dewi Sartika menggunakan harta pribadinya lagi untuk memerbaiki sekolahnya. Akhirnya, sekolah tersebut memenuhi syarat kelengkapan sekolah formal.
Dewi Sartika meninggal pada tanggal 11 September 1947 di Tasikmalaya. Ia dimakamkan suatu upacara pemakaman sederhana di pemakaman Cigagadon, Desa Rahayu, Kecematan Cineam. Tiga tahun kemudian, ia dimakamkan kembali di kompleks Pemakaman Bupati Bandung di Jalan Karang Anyar, Bandung. 
Sudah sepantasnya kita mengenang jasa Dewi Sartika. Semangat dan jasanya dalam memperjuangkan kamu wanita agar mendapatkan pendidikan tidak sepantasnya kita lupakan. Semoga dengan apa yang telah dilakukannya, wanita-wanita Indonesia dapat memeroleh pendidikan yang lebih baik.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Contoh Teks Biografi Dewi Sartika Bahasa Indonesia Kelas VIII Kurikulum 2013