Blog Kumpulan Informasi Seputar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SMP

Cara Menemukan Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi Edisi Revisi 2016

ilmubindo.com_ Buku fiksi adalah buku berisi cerita imajinatif yang dibuat untuk menghibur pembaca, contohnya kumpulan dongeng, kumpulan cerpen, novel, dan naskah drama. Adapun unsur-unsurnya terbagi menjadi dua, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur instrinsik adalah unsur yang membangun suatu fiksi dari dalam atau dari fiksi itu sendiri. Unsur-unsur yang dimaksud adalah tema, alur, amanat, sudut pandang, latar, tokoh, dan gaya bahasa. Unsur ini dapat ditemukan dengan menbaca suatu karya dengan saksama sambil menandai bagian-bagian penting. Untuk menemukannya, perhatikan pengertian dan ciri unsur-unsur berikut.
  1. Tema, yaitu inti yang menjadi landasan cerita fiksi. Contohnya fiksi bertema persahabatan, perjuangan, atau kehidupan siswa SMP.
  2. Alur atau plot, yaitu jalinan cerita dari perkenalan, konflik, klimaks,, dan antiklimaks. Alur dapat berupa maju (sesuai urutan), mundur (urutan terbalik), dan campuran.
  3. Amanat, yaitu pesan moral yang ingin disampaikan penulis. Contohnya sebuah fiksi dapat berisi amanat, "Sayangilah orang tuamu" atau semacamnya.
  4. Sudut pandang, yaitu posisi penulis dalam karyanya, Seorang penulis dapat menjadi tokoh utama (menggunakan kata ganti "aku") atau berada di luar tokoh (menggunakan kata ganti "dia").
  5. Latar, yaitu waktu, tempat, dan suasana yang tampak pada cerita. Contohnya sebuah cerita dapat berlatar lapangan (tempat), siang hari (waktu), dan panas (suasana).
  6. Tokoh, yaitu para pelaku dalam cerita. Tokoh dapat dibagi menjadi protagonis (tokoh utama) dan antagonis (tokoh yang menghalangi protagonis).
  7. Gaya bahasa, yaitu cara penulis menyajikan karyanya. Contohnya ada fiksi yang disajikan dengan bahasa gaul atau sehari-hari dan ada juga yang disajikan dengan bahasa baku.
Cara Menemukan Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi Edisi Revisi 2016
www.ilmubindo.com

Selain unsur intrinsik, fiksi dibentuk oleh unsur ekstrinsik, yaitu unsur yang memengaruhi fiksi dari luar fiksi itu sendiri. Umumnya, unsur ekstrinsik buku fiksi adalah latar belakang pengarang, keadaan sosial, budaya, dan politik ketika buku itu ditulis.

Berbeda dengan buku fiksi, buku non fiksi berisi fakta dan informasi (bukan bersifat imajinatif). Contoh buku nonfiksi adalah buku pelajaran bahasa Indonesia, matematika, dan IPS. Adapun unsur-unsurnya antara lain informasi atau pengetahuan yang disajikan melalui uraian materi, grafik, tabel, dan bagan.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Cara Menemukan Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi Edisi Revisi 2016