Blog Kumpulan Informasi Seputar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SMP

7 Trik Menangkis Teror Via Telepon

Pernah enggak bete menghadapi telepon dari seorang cowok terus-menerus? Kalau sudah merasa di-"teror", coba aja trik-trik ini.

Telepon Rumah
Kompakan Sama Orang Rumah
Kalau cowok tersebut yang menelepon, orang rumah kita minta untuk bilang, kita enggak ada. Tapi, kalau dia mengelabui kita dengan menyebut nama teman kita, kita kasih kode sama orang rumah untuk gangguin dia. Misalnya, dengan mengeraskan volume televisi atau pura-pura ngomong keras-keras mengajak kita cepat-cepat pergi. Semoga saja dia jadi risih.
7 Trik Menangkis Teror Via Telepon
Bicara Hal Umum
Ini kalau kita terlanjur menerimanya. Ngobrol saja hal-hal yang umum. Kalau dia tanya-tanya hal pribadi, kita alihkan dengan menanyakan hal lain. Misalnya, tanya soal kondisi politik negara, kelakuan guru-guru di sekolah, dan lain-lain. Semoga saja dia bosan dan enggak telepon lagi.

Telepon Balik
Kalau orang rumah sudah bosan jadi "resepsionis", kita telepon balik ke dia dengan suatu permintaan khusus. Katakan, "Tolong, gue jangan di telepon lagi. Lebih baik gunakan pulsa dan waktu elo untuk hal lain yang lebih berguna." Sejak saat itu, kalau dia masih mengganggu, kita bisa dengan segera menutup telepon. Kan sudah diperingatkan!

Handphone
Kasih Tanda "danger"
Setel HP kita dengan tanda atau kata "danger" setiap nomor telepon dia masuk. Entah itu dengan animasi serem atau kata-kata danger itu sendiri. Kita dengan mudah bisa langsung mematikannya bila dia mengontak HP kita.

Tanyakan Ada Apa
Dia mengelabui kita dengan memakai nomor telepon orang lain atau telepon dari wartel. Kita langsung tanyakan ada apa. Dengan begitu dia langsung ngomong keperluannya. Kalau dia sering begitu, langsung saja bilang kalau kita sibuk dan memintanya untuk mengganggu. Habis itu, langsung saja tutup teleponnya.

SMS Balik
Kalau dia tetap telepon dan mencari-cari alasan, kita tidak usah angkat. Kita SMS saja dia dengan tegas, namun tidak kasar. Bunyinya, "Tolong, elo  jangan nelepon lagi ya. Thanks." Ini peringatan sekaligus untuk menyamarkan kita dari perasaan bersalah. Kalau dia menelepon, angkat dan biarkan saja. Biarkan suara lain seperti orang yang lagi ngobrol atau malah kereta yang lewat terdengar olehnya. Dengan begitu, dia tahu kalau usahanya sia-sia.

Nomornya di-block
Terakhir, gunakan saja fitur bloking di sim card atau HP kita. Dengan fitur ini, nomor-nomor telepon yang kita blok secara otomatis enggak bisa masuk. Kalau perlu jangan nomor HP cowok itu aja, tapi juga nomor telepon yang biasa dia gunakan untuk menelepon kita, misalnya telepon rumahnya, nomor HP temannya, atau nomor wartel yang biasa digunakan.



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 7 Trik Menangkis Teror Via Telepon