Bahasa Indonesia SMP/SMA Kurikulum 2013

Unsur-Unsur Pembangun Teks Puisi | Bahasa Indonesia Kelas VIII (Revisi)



ilmubindo.com | Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang unsur-unsur pembangun sebuah teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Mudah-mudahan apa yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang unsur-unsur pembangun sebuah teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dan harapannya apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami unsur-unsur pembangun sebuah teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

Unsur-Unsur Pembangun Teks Puisi | Bahasa Indonesia Kelas VIII (Revisi)
www.ilmubindo.com

Sebuah puisi memiliki struktur yang terdiri atas unsur-unsur pembangun. Unsur-unsur pembangun tersebut bersifat padu dan fungsional. Unsur-unsur pembangun puisi dibentuk dari unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik puisi meliputi fisik puisi dan struktur batin puisi. Unsur ekstrinsik sebuah puisi meliputi unsur-unsur dari luar yang memengaruhi isi puisi.

A. Unsur-Unsur Pembangun Puisi

Unsur-unsur pembangun puisi disebut juga struktur batin puisi. Struktur batin puisi disebut juga hakikat puisi. Hakikat puisi adalah curahan hati yang diungkapkan penyair dalam puisi. Struktur batin puisi dapat dipaparkan sebagai berikut.
  •  Tema
Tema adalah gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair melalui puisi. Gagasan pokok tersebut menjadi pedoman utama penyair dalam mengungkapkan isi puisi. Tema yang terdapat dalam puisi antara lain tema ketuhanan, kemanusiaan, patriotisme, perjuangan, kesedihan, alam, sosial, pendidikan, perpisahan, cinta, dan politik.
  • Perasaan
Perasaan penyair dapat diungkapkan melalui puisi. Perasaan penyair akan muncul saat menghadapi sesuatu. Perasaan yang menjiwai puisi antara lain perasaan gembira, sedih, terharu, marah, ketakutan, putus asa, dan sombong.
  • Nada
Penyair mempunyai sikap tertentu terhadap pembaca. Sikap penyair terhadap pembaca tersebut diungkapkan dalam nada, sehingga tercipta suasana puisi. Ada puisi yang bernada sinis, protes, menggurui, takut, mengejek, mengimbau, dan memuji.
  • Amanat
Amanat dapat disebut pesan atau nasihat dalam sebuah puisi. Amanat merupakan kesan yang ditangkap pembaca setelah membaca puisi. Amanat ditentukan sendiri oleh pembaca yang berkaitan dengan cara pandang pembaca terhadap suatu objek. Meskipun demikian, amanat tidak dapat lepas dari tema yang dikemukakan penyair.

B. Contoh Teks Puisi

Berikut ini adalah beberapa contoh teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Adapun beberapa contoh teks puisi tersebut bisa kalian lihat di bawah ini. Selamat membaca semoga bermanfaat.

Teks Puisi 1

Puisi berikut ini adalah tentang seorang ibu. Semoga dengan adanya puisi ini dapat menyadarkan kita betapa besarnya cinta seorang ibu kepada anak-anaknya. Marilah kita berbakti kepada orang tua kita selagi masih ada kesempatan.
Ibu
Oleh: Nenden Lestari


Wahai Ibu ...
Aku tahu saat ini kau lelah
Saat suaramu yang tak lagi lantang
Matamu yang tak lagi bersinar
Badanmu yang tak lagi sekuat baja
Kulitmu yang tak lagi segar
Dan badanmu yang tak lagi sehat

Kehadirannyalah yang selalu kau harapkan
Kehadirannyalah yang selalu kau nantikan 
Wahai Ibu ...
Hanya tetesan air matamu yang selalu menemani 
Hari-harimu
Saat rindu itu melanda
Berharap disaat usiamu yang tak lagi muda
Kau lebih mendapatkan perhatian dari anakmu

Teks Puisi 2

Berikut ini adalah satu contoh teks puisi tentang persahatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Mudah-mudahan puisi ini dapat menyadarkan kita betapa pentingnya sahabat yang baik dalam kehidupan ini. Semoga kita bisa menjadi sahabat terbaik buat teman-teman kita.

Harapan yang Tiada Akhir
Oleh: M'sa


Kita melangkah kaki secara bersamaan 
Berjalan ditengah angin yang berhembus
Melewati lika-liku persimpangan
Tanpa kenal lelah dan hanya ada senyuman

Diri ini pulang dengan penuh kebahagiaan
Walaupun hanya sejenak memandang
Ku usap kepalamu dengan kelembutan
Agar engkau tahu yang ku inginkan 
Hanyalah selalu dan selalu membuatmu tertawa
Riang

Harapan demi harapan kukatakan
Biar engkau tahu maksud dan tujuan mengenai
Kehidupan
Teruslah engkau meminta kepada Tuhan 
Agar kau dan aku dibukakan jalan 
Dalam menatap masa depan

Teks Puisi 3

Berikut ini adalah salah satu contoh teks puisi yang berjudul "Mantan" dalam teks puisi bahasa Indonesia. Adapun contoh teks puisi tersebut adalah sebagai berikut.

Mantan

Unsur-Unsur Pembangun Teks Puisi | Bahasa Indonesia Kelas VIII (Revisi)

Disaat menyatu tetapi tak pernah satu tujuan,
Disaat berpisah namun tak berjauhan

Bukan ego yang menjadi akhir
Tetapi logika yang tak pernah mengalir
Bukan jodoh yang dipersalahkan
Tetapi gengsi yang membuatmu merelakan

Arah membawa langkah yang diselimuti rindu
Tak tau kepada siapa akan mengadu
Pergi .... jauh ....
memendam rasa yang telah rapuh

Sebuah kisah berujung pilu
Terusik sisa-sisa kenangan yang telah lalu
Sudah jauh berjalan mengitari waktu
Tetapi sedikit rindu masih terselip untukmu
Apa akau tahu wahai mantanku?

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang unsur-unsur pembangun teks puisi lengkap dengan contoh teks puisinya. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami unsur pembangun teks puisi. Terima kasih.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Unsur-Unsur Pembangun Teks Puisi | Bahasa Indonesia Kelas VIII (Revisi)

Beranda / Google.com / Google.co.id / Blogger.com /