Bahasa Indonesia SMP/SMA Kurikulum 2013

Contoh Soal Melengkapi Paragraf dengan Kalimat - UNBK SMP 2020


Daftar Isi [Tampil]
ilmubindo.com_ Kali ini admin akan membagikan materi seputar Melengkapi Paragraf dengan Kata atau Kalimat - UNBK SMP 2020. Semoga materi yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi materi untuk Ujian Nasional bahasa Indonesia kelas 9. Selamat belajar dan semoga apa yang kalian pelajari hari ini dapat membantu kalian dalam mengerjakan soal-soal nantinya di UN SMP bahasa Indonesia. Selamat belajar dan semoga kalian sukses.

Contoh Soal Melengkapi Paragraf dengan Kalimat - UNBK SMP 2020
www.ilmubindo.com

Paragraf rumpang dapat dilengkapi dengan kata baku, kata serapan, dan kata ulang.
  • Kata Baku
Kata baku merupakan kata yang cara pengucapan atau penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar yang dibakukan. Kaidah standar yang dimaksud dapat berupa:
a) Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD)
b) Tata bahasa baku bahasa Indonesia.
c) Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Sementara itu, kata tidak baku adalah kata yang cara pengucapannya atau penulisannya tidak memenuhi kaidah-kaidah standar tersebut.
  • Kata Serapan
Dalam perkembangannya bahasa Indonesia mengambil unsur atau kata dari bahasa lain, seperti bahasa daerah dan bahasa asing. Sudah banyak kosakata dari bahasa daerah dan bahasa asing yang digunakan dalam bahasa Indonesia. Kata-kata itu disesuaikan dengan kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia, baik dalam aspek pengucapan maupun penulisan.

Masuknya kata-kata serapan dalam bahasa Indonesia ditempuh dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut.
  1. Cara adopsi, terjadi apabila pemakai bahasa mengambil bentuk dan makna kata asing itu secara keseluruhan. Misalnya kata supermarket, plaza, mal, dan hamburger.
  2. Cara adaptasi, terjadi apabila pemakai bahasa hanya mengambil makna asing itu, sedangkan ejaan dan cara penulisannya disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia. Misalnya kata reformasi, pluralisasi, akseptabilitas, maksimal.
  3. Cara penerjemahan, terjadi apabila pemakai bahasa mengambil konsep yang terkandung dalam bahasa asing itu. Kemudian, kata tersebut dicari padanannya dalam bahasa Indonesia. Misalnya kata percepatan, proyek, rintisan, uji coba.
  4. Cara kreasi, terjadi apabila pemakai bahasa hanya mengambil konsep dasar yang ada pada sumbernya. Kemudian, ia mencari padanannya dalam bahasa Indonesia. Meskipun sekilas mirip penerjemahan, cara terakhir ini memiliki perbedaan. Cara kreasi tidak menuntut bentuk fisik yang mirip seperti penerjemahan. Mungkin saja kata yang dalam bahasa aslinya itu terdiri atas satu kata, dalam bahasa Indonesianya menjadi dua atau lebih. Misalnya kata effective menjadi berhasil guna, shuttle menjadi ulang alik, dan spare parts menjadi suku cadang.
  • Kata Ulang
Kata ulang merupakan kata yang dihasilkan dari proses reduplikasi atau pengulangan. Proses pengulangan merupakan proses pembentukan kata dengan mengulang kata dasarnya baik secara utuh atau sebagian, dengan variasi fonem ataupun tidak. Bentuk dasar tersebut dapat berupa kata dasar, kata berimbuhan, atau kata majemuk. Proses pembentukan kata melalui reduplikasi pada dasarnya tidak mengubah jenis kata. Dalam bahasa Indonesia terdapat empat macam pengulangan, antara lain sebagai berikut.
Pengulangan utuh (seluruhnya)
Pengulangan utuh merupakan proses pengulangan yang mengulang seluruh bentuk dasarnya. Pengulangan utuh disebut juga dwilingga. Contohnya: Hewan-hewan, anak-anak, macam-macam.

Pengulangan sebagian
Pengulangan sebagian merupakan proses pengulangan yang mengulang sebagian bentuk dasar, baik didepan maupun di belakang. Pengulangan sebagian dibagi menjadi dua, yaitu dwipurwa dan dwiwasana. Dwipurwa adalah proses pengulangan bentuk dasar dengan mengulang suku kata pertama bentuk dasarnya saja. Contoh: lelaki, pepohonan.

Pengulangan Berimbuhan
Pengulangan berimbuhan merupakan proses pengulangan menambah imbuhan. Contoh: berjaga-jaga, bersenang-senang, bermain-main, melihat-lihat, rumah-rumahan.

Pengulangan Berubah Bunyi
Pengulangan berubah bunyi adalah proses mengulang seluruh bentuk dasar disertai dengan perubahan bunyi atau fonem. Perubahan bunyi tersebut dapat berupa perubahan bunyi bunyi baik vokal maupun konsonan. Proses pengulangan dengan mengubah bunyi disebut juga dwilinga salin suara. Contoh: lauk-pauk, gerak-gerik, hingar-bingar.

Pengulangan Semu 
Kata ulang semu sebenarnya kata bukan merupakan hasil proses pengulangan, melainkan bentuk dasar. Contoh: Kupu-kupu, kura-kura, cumi-cumi, ubur-ubur, biri-biri, pura-pura.
Dalam proses pembentukan kata, kata ulang memiliki beberapa makna. Makna kata ulang antara lain sebagai berikut.
  1. Menyatakan banyak
  2. Menyatakan banyak tak tentu
  3. Menyatakan intensitas, menyangatkan, atau mengeraskan arti.
  4. Menyatakan sungguh-sungguh atau intensif
  5. Menyatakan tingkat yang paling tinggi
  6. Menyatakan agak 
  7. Menyatakan berulang-ulang
  8. Menyatakan saling/berbalasan/resiprokal
  9. Menyatakan perbuatan yang dilakukan dengan sama
  10. Menyatakan makna menyerupai atau tiruan
  11. Menyatakan tak bersyarat atau meskipun.
  12. Menyatakan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan yang disebut kata dasarnya.
Kalimat harus disusun secara efektif. Syarat kalimat efektif yaitu logis, hemat, dan padu. Struktur kalimat baik harus mengandung unsur S-P (subjek-predikat). Kalimat efektif ditandai kejelasan fungsi kata, kelogisan kalimat, penggunaan tepat kata ganti, dan keefisienan (penggunaan kata tidak mubazir).

Paragraf merupakan bagian dari wacana yang merupakan satu kesatuan. Paragraf adalah rangkaian kalimat yang saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan pokok pembahasan. Paragraf merupakan satuan bahasa yang lebih besar daripada kalimat. Meskipun demikian, paragraf masih merupakan bagian dari satuan bahasa lainnya yang disebut wacana. Suatu wacana umumnya dibentuk lebih dari satu paragraf.
Contoh Soal

1. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Kemarin Ida berlibur di rumah kakeknya. Di halaman rumah kakek Ida, tumbuh banyak tanaman bunga mawar. Ida sangat tertarik dengan bunga mawar yang sedang mekar itu. Ida pun [...] satu bunga mawar dari tangkainya.

Kata tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. mengambil
B. memanen
C. memetik
D. memungut

2. Cermatilah paragraf rumpang berikut!
Pak Aris adalah pemilik [...] Sumber Waras. Dalam penyusunan jenis obat, beliau selalu lakukan dengan cara yang [...]. Misalnya dengan membuat urutan secara [...]. Jenis dan kelompok obat dikelompokkan sesuai abjad. Selain itu, Pak Aris juga memisahkan antara obat generik dengan obat paten. Hal ini akan mempermudah pelayanan kepada pelanggan.

Kata  baku yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. apotik, sistimatis, alfabet
B. apotik, sistematis, alfabetis
C. apotik, sistematik, alfabetis
D. apotek, sistematis, alfabetik

3. Cermatilah paragraf rumpang  berikut!
Era globalisasi dan [...] menuntut kita untuk bertindak cepat, mudah, efektif, hingga [...]. Globalisasi mendidik kita untuk mencapai tujuan sesempurna mungkin, bahkan dengan menghalalkan segala cara. Oleh karena itu, manusia modern cenderung [...].

Kata serapan yang tepat penulisannya untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. modernisasi, instant, individualistik
B. modernisasi, instan, individualis
C. modern, instan, individualis
D. modernisasi, istant, individualis

4. Cermatilah paragraf rumpang berikut!
Keluarga kami tinggal di lingkungan yang terdiri atas berbagai suku bangsa. Rumah-rumah warga  yang tinggal di lingkungan kami diberi cat [...]. Anak-anak suka bermain di taman yang disediakan. Buku-buku dan surat kabar yang tersedia di perpustakaan desa menjadi bacaan rutin [...] di desa kami. Sikap [...] merupakan kebiasaan warga yang selalu terpelihara di desa kami.

Kata ulang yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. warna-warni, muda-mudi, tolong-menolong
B. warna-warna, muda-mudi, tolong-tolong
C. warna-warni, muda-muda, tolong-ditolong
D. warna-warna, muda-mudi, tolong-menolong

5. Cermatilah paragraf rumpang berikut!
Era globalisasi membawa banyak perubahan terhadap gaya hidup masyarakat. Salah satunya adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mencipatakan berbagai macam peralatan yang membantu manusia dalam bekerja [...]. Bermain adalah salah satu jenis hiburan pilihannya. Dengan berkembang nya teknologi yang mencakup banyak aspek, jenis-jenis dari permainan pun mendapatkan pengaruhnya. Aspek tersebut menyebabkan munculnya istilah permainan modern.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah ....
A. permainan modern merupakan jenis permainan yang memanfaatkan teknologi di dalamnya
B. kemajuan pengetahuan dan teknologi juga memberikan hiburan ketika manusia ingin bersantai
C. jenis permainan modern menberikan banyakdampak negatif terhadap perkembangan anak
D. oleh karena itu, diperlukan kebijaksanaan orang tua dalam menyikapi masalah tersebut.

6.  Bacalah kutipan teks berikut!
Dalam program pemulihan ... ini, aneka tumbuhan diberi kesempatan bernapas lega. Begitu juga binatang untuk dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik." Dalam program ini juga dilakukan pembersihan sampah terutama sampah plastik," ujar dia.

Kata yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang teks di atas adalah ....
A. ekologi
B. ekosistem
C. habitat
D. biotik

7. Cermati paragraf berikut!
Wayang kulit dimainkan langsung oleh seorang dalang. Dalang tidak dapat diperankan oleh sembarang orang. [...] Selain itu, sang dalang harus mengetahui berbagai cerita epos pewayangan, seperti "Mahabrata" dan "Ramayana". Oleh karena itu, seorang dalang biasanya harus mempelajari kedua cerita epos tersebut.

Kalimat tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. Seorang dalang harus ahli dalam memainkan wayang
B. Seorang dalang biasanya berasal dari kalangan priyayi
C. Seorang dalang harus mempelajari lakon pewayangan
D. Seorang dalang harus mempelajari gending gamelan

8. Cermati teks petunjuk berikut!
Daun jambu biji dapat digunakan untuk mengobati diare. Cara membuat obat diare dari daun jambu biji sangat mudah dan sederhana. Anda harus menyiapkan daun jambu biji sejumlah enam lembar dan satu gelas air matang. [...] Setelah ditumbuk sampai halus, daun jambu biji tadi dimasukkan ke dalam satu gelas air matang. Peraslah air yang yang sudah diberi tumbukkan daun jambu biji tadi.

Kalimat tepat untuk melengkapi teks petunjuk tersebut adalah ....
A. Langkah selanjutnya adalah menumbuk daun jambu biji sampai halus
B. Langkah selanjutnya adalah menjemur daun jambu biji sampai kering
C. Langkah selanjutnya adalah memasukkan daun jambu biji dalam gelas
D. Langkah selanjutnya adalah merebus daun jambu biji dalam api sedang

9. Bacalah teks ulasan berikut!
Mengikuti dialog dua tokoh dalam buku Dialog Peradaban: Untuk Toleransi dan Perdamaian ini menunjukkan ketinggian etika dalam berdialog. Keduanya saling memberi informasi dan mengisi. Keduanya juga saling memuji satu sama lain. Bahkan, Ikeda dengan rendah hati memohon maaf atas penjajahan Jepang di Indonesia. Termasuk kekerasan yang dilakukan tentara Jepang terhadap K.H. Hasyim Asy'ari. [...]

Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah ....
A. Baik Gus Dur maupun Daisaku Ikeda merupakan tokoh yang dikenal toleran
B. Tentu saja banyak pelajaran yang dapat diteladani dari kedua tokoh tersebut
C. K.H. Hasyim Asy'ari adalah Kakek Gus Dur sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama
D. Seharusnya, kedua tokoh dua ini dapat dijadikan teladan bagi generasi muda

10. Lia anak yang kreatif, [...] Rio anak yang baik.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....
A. tetapi
B. sedangkan
C. melainkan
D. dan

BUKA SOAL


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Contoh Soal Melengkapi Paragraf dengan Kalimat - UNBK SMP 2020

Beranda / Google.com / Google.co.id / Blogger.com /