Blog Kumpulan Informasi Seputar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SMP

Prediksi Ujian Nasional (UN) SMP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tahun 2018 (Bagian 3)

ilmubindo.com_ Kali ini admin akan bagikan kepada kalian beberapa contoh soal prediksi ujian nasional (UN) tahun 2018 mata pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP. Semoga soal-soal yang admin bagikan ini dapat membantu kalian di dalam mencari referensi soal-soal ujian nasional terbaru tahun 2018 khusus mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Bacalah teks berikut untuk soal nomor 1 dan 2!
Terdapat sebuah rumah kecil dari pepohonan. Rumah itu milik keluarga Siput. Ada Ayah, Ibu, Flo, dan Dyo. "Flo, bangunkan Dyo. Suruh dia ikut membantu mencari makanan untuk nanti siang," perintah Ibu pada Flo. Flo tidak berkata apa-apa dia langsung saja menghampiri Dyo.
"Dyo. Bangun. Ibu menyuruhmu. Ayo," ucap Flo membangunkan Dyo. Tapi Dyo tetap pura-pura tak mendengar. Flo tahu bahwa Dyo sebenarnya sudah terbangun sehingga ia terus mendesak. Flo terus mengoceh agar Dyo mau menuruti perintah ibunya yang tadi diamanatkan padanya. Flo tak menyerah begitu saja apabila hanya diabaikan.
"Sudahlah. Siapa kau mengaturku," bentak Dyo. Memang Flo dan Dyo tak pernah akur dan rukun. Dyo merasa dirinya tersaingi oleh Flo.
"Aku hanya menyampaikan amanat Ibu, Dyoo ...
Ayo bangun, pemalas." cibir Flo.

Prediksi Ujian Nasional (UN) SMP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tahun 2018 (Bagian 3)

1. Penyebab konflik cerita pada teks tersebut adalah ....
A. Flo membangunkan Dyo, tetapi Dyo pura-pura tidak mendengar
B. Ibu menyuruh Dyo membantu mencari makanan untuk nanti siang
C. Flo dan Dyo tidak pernah akur dan rukun karena Dyo merasa tersaingi
D. Flo terus mendesak Dyo agar segera bangun menuruti perintah ibunya

2. Amanat yang terkandung dalam teks cerita tersebut adalah ....
A. Kita harus disiplin dan tepat waktu
B. Jangan menganggap remeh orang lain
C. Sesama saudara harus akur dan rukun
D. Sebagai orang tua, harus memahami anaknya

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 3 dan 4!
(1) Singgalang adalah nama penting bagi Sumatra Barat. Ini adalah nama gunung dengan ketinggian 2.877 meter. Oleh karena itu, ketika Muhammad Subhan menggunakan kata "Singgalang" di novelnya, pembaca akan langsung "terbawa" pada lokalitas Sumatra Barat.
(2) Rinai Kabut Singgalang bercerita tentang perjuangan seorang remaja dalam meraih cita-citanya. Di sana, juga ada konflik kultur. Ada Maimunah asal Pasaman, Sumatra Barat, yang menikah dengan lelaki Aceh bernama Munaf, lalu tinggal di Aceh. Dari pernikahan itulah. lahir tokoh Fikri, tokoh utama novel ini. Namun, perkawinan itu ditentang oleh keluarga Maimunah.
(3) Fikri kemudian merantau ke Padang. Selanjutnya, muncul pula kisah cinta antara Fikri dan Rahima. Persoalan kultural mengemuka lagi dan menjadi "biang keladi" dalam hubungan keduanya. Konflik ini lalu diaduk-aduk dan muncul dengan beragam motif.
(4) Subhan yang dikenal sebagai wartawan, tidak hanya berusaha menghadirkan persoalan kultur, ia juga "mereportasekan" sejumlah tempat di Sumatra Barat.

3. Pernyataan yang merupakan keunggulan buku pada teks tersebut ditunjukkan oleh nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

4. Pernyataan yang merupakan simpulan pada teks tersebut adalah ....
A. Novel ini menceritakan kisah cinta antara Fikri dan Rahima
B. Novel ini banyak menceritakan latar Pasaman, Sumatra Barat
C. Judul novel tersebut terinspirasi dari nama gunung di Sumatra Barat
D. Novel tersebut mampu merepresentasikan daerah Sumatra Barat secara baik.

5. Bacalah teks berikut!
(1) Wacana pemerintah menerapkan sistem full day school memang memunculkan kontroversi. (2) Tidak hanya di kalangan pelajar, tetapi juga di kalangan orang tua dan guru. (3) Seorang ibu 2 anak, Febrianti, mengaku kurang setuju dengan kebijakan sekolah seharian. (4) Alasannya, banyak sarana-prasarana sekolah yang tidak mendukung, seperti toilet, air bersih, serta tempat istirahat yang layak.
(5) Konsep full day school ini sebenarnya bukan hal baru di dunia pendidikan Indonesia. (6) Sejak 20 tahun lalu, konsep ini diterapkan di sekolah-sekolah Islam terpadu, seperti SD, SMP, dan SMU Islam Terpadu Nurul Fikri di Depok. (7) Dengan adanya full day school, peserta didik diharapkan dapat terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif dan kontra produktif, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan sebagainya.

Pernyataan yang merupakan argumen pendukung pada teks tersebut ditunjukkan oleh nomor ....
A. (4)
B. (5)
C. (6)
D. (7)

Bacalah kutipan teks berikut untuk menjawab soal nomor 6 dan 8!
Sambal matah merupakan sambal iris mentah yang enak dan cara membuatnya sangat sederhana. Sambal matah berasal dari Bali. Namun, untuk menikmati sambal matah ini, tidak harus ke Bali, tapi dapat dibuat sendiri di rumah. Cara membuatnya sangatlah mudah, tinggal diiris sesuai selera saja. Perpaduan rasa pedas, asam, manis dan segar semakin mengungah selera, apalagi ditambah dengan aroma serai dan daun jeruk. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sambal matah adalah 13 buah cabe rawit merah, 5 siung bawang putih, 10 butir bawang merah, 2 batang serai, terasi goreng, 3 lembar daun jeruk, 1 sdt perasan jeruk, garam, dan gula secukupnya. 
Cara membuat sambal matah adalah sebagai berikut.
(1) Iris tipis cabe rawit merah, bawang putih, bawang merah, terasi, serai, dan daun jeruk
(2) Campur semua bahan yang telah diiris dalam sebuah wadah
(3) Tambahkan garam dan gula secukupnya
(4) Aduk-aduk hingga agak layu
(5) Panaskan minyak goreng kurang lebih 3-4 sdm
(6) [....]

6. Tujuan penulisan pada teks tersebut adalah ....
A. memberi petunjuk membuat sambal matah yang enak
B. memberi petunjuk membuat aneka resep masakan terkait sambal matah
C. memberi petunjuk menikmati sambal matah di rumah dengan suasana khas Bali
D. memberi petunjuk memanfaatkan bahan-bahan mentah dan segar untuk membuat sambal matah

7. Langkah pembuatan sambal matah yang rumpang pada teks tersebut dapat diisi dengan ....
A. Masukkan semua bahan dan aduk hingga rata
B. Tuang kedalam sambal matah dan aduk hingga rata
C. Tambahkan air secukupnya, lalu tunggu hingga mendidih
D. Tumis bahan-bahan hingga mengeluarkan aroma yang khas

8. Kata yang tidak baku pada teks tersebut adalah ....
A. cabe
B. serai
C. terasi
D. sambal

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 9 -10!
Ahmad Tohari adalah sastrawan yang terkenal sebagai pengarang trilogi novel Ronggeng Dukuh Paruk (1982), Lintang Kemukus Dinihari (1985), dan Jantera Bianglala (1986). Karya-karyanya banyak mendapat hadiah, salah satunya novel yang berjudul Berkisar Merah. Ahmad Tohari meraih Hadiah Sastra ASEAN tahun 1995. 
Dalam mendidik anak-anaknya, Ahmad Tohari menanamkan pendidikan keagamaan sejak dini. Ahmad Tohari selalu mengajak keluarganya untuk taat beribadah. Ia juga selalu menekankan kepada anaknya agar mereka tidak menjadi beban masyarakat dan harus dermawan.

9. Keistimewaan tokoh pada teks tersebut adalah ....
A. Ahmad Tohari merupakan sastrawan terkenal 
B. Ahmad Tohari meraih Hadiah Sastra ASEAN tahun 1995
C. karya-karya Ahmad Tohari banyak mendapatkan hadiah
D. Ahmad Tohari selalu mengajak keluarganya untuk salat berjamaah

10. Sikap tokoh yang patut diteladani pada teks tersebut adalah ....
A. aktif menjadi imam dan rajin bersedekah
B. menanamkan pendidikan agama sejak dini
C. mengajak keluarganya untuk taat beribadah
D. menekankan anaknya agar menjadi beban masyarakat

Kunci Jawaban:
  1. A
  2. C
  3. D
  4. D
  5. D
  6. A
  7. A
  8. A
  9. B
  10. B
Demikianlah contoh soal prediksi ujian nasional (UN) Bahasa Indonesia tingkat SMP. Semoga bisa bermanfaat dan dapat membantu kalian semua di dalam belajar di saat akan menghadapi ujian nasional tahun ini. Selamat belajar dan jangan lupa untuk selalu berdoa yah.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Prediksi Ujian Nasional (UN) SMP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tahun 2018 (Bagian 3)