Bahasa Indonesia SMP/SMA Kurikulum 2013

Pengertian Seminar dalam Teks Diskusi | Bahasa Indonesia Kelas 9 (Revisi)



ilmubindo.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan tentang pengertian seminar dalam teks diskusi pembelajaran bahasa Indonesia kelas 9. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi pembelajaran tentang seminar dalam teks diskusi. Dan harapannya apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami seminar dalam teks diskusi. 

Pengertian Seminar dalam Teks Diskusi | Bahasa Indonesia Kelas 9 (Revisi)
www.ilmubindo.com

Pengertian Seminar

Seminar adalah sebuah pertemuan yang dilakukan sekelompok orang yang membahas suatu masalah dan memberikan solusi yang ilmiah. Seminar juga biasanya membahas tentang makalah atau kertas kerja. Di dalam seminar, biasanya mendatangkan beberapa pembicara yang berkaitan dengan seminar. Seminar terdiri atas moderator, notulis, pemrasaran, pembahasa, dan peserta. Diskusi jenis ini bertujuan untuk mencari kesepakatan langkah atau pandangan dalam menghadapi suatu persoalan. Diskusi ini bersifat formal sehingga pemrasaran perlu menyiapkan makalah atau kertas kerja untuk disajikan. Selama diskusi berlangsung, notulis mencatat pokok-pokok pikiran makalah, sanggahan atau pertanyaann dan jawaban. Pada akhir diskusi moderator menyampaikan kesimpulan atau pokok-pokok pikiran hasil pembicaraan.

Seminar Menurut Ahli 

Menurut Webster's Dictionary of Unabridged, Seminar adalah sekelompok mahasiswa yang dibimbing untuk melakukan suatu penelitian atau pembelajaran secara mendalam.

Menurut Oxford Advanced Dictionary, Seminar adalah suatu bentuk pembelajaran di sekolah atau di suatu universitas yang dilakukan dengan cara mengkaji permasalahan dan mendiskusikannya dengan seorang profesor atau orang yang ahli dibidangnya.

Menurut Rusland Ahmadi, Seminar merupakan kegiatan yang dilakukan sebagai proses untuk memecahkan suatu masalah, atau proses menemukan solusi yang biasanya diangkat dari hasil sebuah penelitian/literature.

Tujuan Seminar

Tujuan diadakannya seminar yaitu menyampaikan suatu pendapat atau sesuatu yang baru kepada pendengarnya, dengan harapan penerima informasi memeroleh sesuatu yang baru untuk dikembang tumbuhkan menjadi sesuatu yang lebih luas lagi kepada yang lainnya.

Susunan Acara Seminar

Di bawah ini adalah beberapa susunan seminar. Adapun susunan dari acara seminar adalah sebagai berikut.
  1. Laporan ketua pelaksanaan
  2. Penyajian ketua
  3. Pembahasan oleh pembicara
  4. Kesimpulan
  5. Penutupan
Syarat-Syarat Seminar

Berikut ini adalah beberapa syarat-syarat seminar. Adapun syarat-syarat seminar yang baik adalah sebagai berikut.
  1. Anggota atau peserta seminar dapat brfikir logis dalam menangani cara pemecahan masalah
  2. Pemateri sudah tahu permasalahan yang akan di sampaikan
  3. Menentukan waktu
  4. Masalah sudah dirumuskan
  5. permasalahan dapat dipecahkan secara sistematis dan ilmiah
Ciri-Ciri Seminar

Di bawah ini adalah ciri-ciri seminar dalam teks diskusi. Adapun ciri-ciri seminar dalam teks diskusi adalah sebagai berikut.

1. Dimulai dari makalah
Sebelum sesi diskusi dimulai, biasanya pemakalah akan menyajikan makalah terlebih dahulu. Isi dari malakah tersebut biasanya berkisar sekitar 4 sampai 10 halaman kertas kuarto.

2. Isi makalah harus berisi isu ilmiah
Isu ilmiah merupakan bahan yang menarik untuk didiskusikan. Karena itulah, isi makalah harus diangkat dari isu ilmiah yang memang terjadi di kehidupan nyata (aktual)

3. Penyanggah utama mendapat prioritas untuk merespon
Setelah pemakalah menyampaikan isi makalahnya, biasanya penyanggah utama akan diberi kesempatan untuk merespon isi makalah tersebut. Barulah setelah itu, audience dipersilahkan untuk merespon. Penyanggah utama ini bukanlah orang biasa. Mereka merupakan orang ahli yang memang berkecimpung di bidang yang dipilih sebagai topik dalam seminar itu.

4. Kebanyakan seminar dilakukan dalam bentuk forum
Seminar selalu melibatkan sejumlah audience agar ada yang memberikan respon terhadap isi makalah yang disampaikan oleh pemakalah. Inilah sebabnya seminar cenderung dilaksanakan dalam bentuk forum.

Pihak dalam Seminar

Ada beberapa pihak yang terlibat dalam seminar pada umumnya. Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam seminar adalah sebagai berikut.

1. Pembawa Acara
Pembawa acara tidak wajib seminar, pembawa acara bertugas sebagai membuka seminar, mengenalkan pemateri, pembahas, memperkenalkan moderator dan notulen, pembawa acara bertugas juga menutup seminar.

2. Moderator
Moderator adalah seorang yang mengontrol jalannya seminar. Sesudah pembawa acara menyerahkan acaranya kepada moderator. Moderator biasanya sudah mengetahui rangkaian acaranya.

3. Pemateri atau pembahasan
Penyaji juga disebut pemateri, biasanya di datangkan sengaja untuk memberikan arahan tentang seminar yang berlangsung. Penyaji atau pemateri adalah seorang yang benar-benar ahli di dalam bidangnya. Biasanya sebelum seminar disusun menentukan pemateri terlebih dahulu.

4. Audience
Audience atau peserta dalam sebuah seminar biasanya terbatas, namun audience merupakan salah satu pihak yang diwajibkan ada di dalam seminar. Audience biasanya sebagai pendengar dan memberikan featback terhadap apa di sampaikan oleh penyaji atau pemateri.

5. Notulen
Notulen adalah orang bertugas mencatat dan menulis hal penting dalam aktivitas seminar. Hasil rangkuman yang ditulis atau notulen akan digunakan oleh moderator membuat sebuah kesimpulan seminar.

Contoh Teks Diskusi

Di bawah ini adalah contoh teks diskusi tentang sosial media. Adapun contoh teks diskusi tersebut adalah sebagai berikut.

Pengaruh Media Sosial  bagi Remaja

Pada umumnya media sosial digunakan oleh remaja untuk membicarakan tentang kehidupan mereka, juga berbicara tentang apa yang mereka lakukan sehari-hari. Bahkan mereka menunjukkan eksistensi diri lewat jejaring sosial untuk mengatakan di mana mereka sukai untuk didatangi. Namun tidak semua remaja seperti itu, karena banyak remaja yang menggunakan jejaring sosial untuk mengkritik, berdiskusi atau untuk menemukan suatu peluang bisnis baru.

Remaja saat ini tumbuh di zaman internet. Tetapi, apakah hal ini akan berdampak ketika mereka dewasa nanti? Lewat jejaring sosial, orang dapat saling berkomunikasi walaupun jaraknya jauh. Mereka dapat memberikan data privasi mereka, nomor telepon, alamat, bahkan data keluarga serta hal lain yang seharusnya tidak diekspos. Siapapun langsung dapat berkenalan, meskipun tanpa mengetahui latar belakangnya. Celakanya lagi, berbagai pemahaman dapat dengan mudah masuk ke remaja bila tidak ada filter yang kuat di kehidupan remaja tersebut.

Banyak contoh yang terjadi di masyarakat. Penggunaan jejaring sosial biasanya mengarah ke pertemuan. Bila dirasiokan 3 dari 10 akan mengalami stress atau perlakuan asusila. Selain itu, perilaku mereka juga berubah dalam kehidupan nyata, julukan-julukan serta nama nickname yang digunakan oleh remaja bisa mengakibatkan duplikasi kepribadian. Perubahan kepribadian akan terjadi sesuai keinginan mereka dalam sikap, tergantung kepada siapa mereka berbicara. Kejahatan yang terjadi akibat terlalu banyaknya informasi yang dibagikan di sosial media. Alamat, telepon, foto-foto, semuanya ditanyangkan di kolom profil tanpa adanya batas untuk melihat semua informasi tersebut. Seorang remaja di Amerika kemasukan perampok di dalam rumahnya hanya karena menulis status di sosial media. "Di rumah lagi sendiri, orang tua keluar kota."

Kita tidak boleh menyalahkan sosial media, karena semua kembali kepada penggunanya. Jejaring sosial juga mungkin terbukti menjadi penyelamat. Ada 7 kasus di mana sosial media telah menyelamatkan nyawa manusia. Satu contoh adalah kasus remaja mencoba bunuh diri. "Pada musim semi 2009, seorang remaja Inggris menulis di sosial media ke seorang temannya bahwa ia akan bunuh diri. Pacar dan ibunya segera diberitahu. Ibunya lalu menelepon polisi setempat, yang mengirimkan sebuah tim sehingga remaja tersebut gagal bunuh diri."

Hal ini menunjukkan bahwa adanya media sosial sangat berpengaruh baik atau buruk bagi remaja. Namun, lingkungan sosialnya yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan perilaku individu. Jadi, jejaring sosial berbahaya untuk beberapa remaja tapi tidak bagi yang lain, semuanya tergantung pada kepribadian remaja itu sendiri.

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang seminar dalam teks diskusi. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami seputar seminar. Selamat belajar dan semoga sukses. Terima kasih.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Seminar dalam Teks Diskusi | Bahasa Indonesia Kelas 9 (Revisi)

Beranda / Google.com / Google.co.id / Blogger.com /