Bahasa Indonesia SMP/SMA Kurikulum 2013

Jenis-Jenis Teks Puisi | Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester 1 (Revisi)


Daftar Isi [Tampil]
ilmubindo.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan jenis-jenis teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 8 semester 1 revisi. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang jenis-jenis teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 8 semester 1 revisi. Dan harapannya apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami jenis-jenis teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 8 semester 1 revisi. Adapun jenis-jenis teks puisi dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut.

Jenis-Jenis Teks Puisi | Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester 1 (Revisi)
www.ilmubindo.com

A. Puisi Naratif

Puisi naratif mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair. Puisi ini terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu balada dan romansa. 

1. Puisi Balada

Puisi balada adalah salah satu jenis puisi baru yang bersifat objektif, yang menggambarkan perilaku seseorang lain lewat dialog maupun monolog sehingga mengandung gambaran kisah tertentu. Beberapa pengertian puisi balada menurut ahli, antara lain:

Kosasih E dalam karya sastranya pada tahun 2003, mengatakan puisi balada termasuk dalam jenis puisi naratif yang mana puisi balada ini merupakan bentuk karya sastra yang menggunakan kata-kata indah dan kaya akan makna. Keindahan yang ada dalam puisi disebabkan oleh diksi, majas, rima dan irama yang terkandung dalam karya sastra tersebut.

Waluyo J Herman, 1991:135, puisi balada adalah puisi yang berisi tentang orang-orang perkasa atau tokoh pujaan atau orang yang menjadi pusat perhatian. Puisi ini termasuk ke dalam jenis-jenis puisi naratif di mana puisi ini mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair.

Contoh Puisi Balada

Balada Terbunuhnya Atmo Karpo
Karya: WS Rendra

Dengan kuku-kuku besi kuda menebah perut bumi
Bulan berkhianat gosok-gosokkan tubuhnya di pucuk-pucuk para
Mengepit kuat-kuat lutut menunggang perampok yang diburu
Surai bau keringat basah, jenawi pun telanjang

Segenap warga desa mengepung desa itu
Dalam satu pusaran pulang balik Atmo Karpo
Mengutuki bulan betina dan nasibnya yang malang
Berpancaran bunga api, anak panah di bahu kiri

Satu demi satu yang maju terhadap darahnya 
Penunggang baja dan kuda mengangkat kaki muka

Nyawamu barang pasar, hai orang-orang bebal!
Tombakmu pucuk daun dan matiku jauh orang papa

Majulah Joko Panda! Di mana ia?
Majulah ia kerna padanya seorang kukadang dosa

Anak panah empat arah dan musuh tiga silang
Atmo Karpo tegak, luka tujuh liang

Joko Pandan! Di mana ia!
Hanya padanya seorang kukandung dosa

Bedah perutnya tapi masih setan ia
Menggertak kuda, di tiap ayun menungging kepala

Joko Pandan! Di manakah ia!
Hanya padanya seorang kukandung dosa

Berberita ringkik kuda muncullah Joko Panda
Segala menyibak bagi derapnya kuda hitam
Ridla dada bagi derunya dendam yang tiba

Pada langkah pertama keduanya sama baja
Pada langkah ketiga rubuhlah Atmo Karpo
Panas luka-luka, terbuka daging kelopak-kelopak angsoka

Malam bagai kedok hutan bopeng oleh luka
Pesta bulan, sorak sorai, anggur darah

Joko Pandan menegak, menjilat darah di pedang
Ia telah membunuh bapaknya

2. Romansa

Romansa adalah jenis puisi cerita yang menggunakan bahasa romantik yang berisi kisah percintaan yang diselingi perkelahian dan petualangan, contoh puisi romansa yaitu "Priangan Sri Jelita" karya Ramadhan K.H., "Taman" karya Chairil Anwar, "Surat Cinta" karya W.S. Rendra.

Contoh Puisi Romansa
Priangan Sri Jelita
Karya" Ramadhan K.H.

Seruling berkawan pantun
Tangiskan derita orang priangan,
Selendang merah, merah darah
Menurun di Cikapundung

Bandung, dasar di danau
Lari bertumpuk di bukit-bukit

Seruling menyendiri di tepi-tepi
Tangiskan keris hilang di sumur
Melati putih, putih hati
Hilang kekasih dikata gugur

Bandung, dasar di danau
Derita memantul di kulit-kulit

B. Puisi Lirik

Puisi lirik adalah puisi yang berisi luapan batin individual penyairnya dengan segala macam endapan pengalaman, sikap maupun suasana batin yang melingkupi. Puisi lirik terbagi atas beberapa jenis yaitu  sebagai berikut.
  1. Elegi adalah puisi yang mengungkapkan perasaan duka atau sedih. Misalnya Elegi Jakarta karya Asrul Sani yang mengungkapkan perasaan duka penyair di kota Jakarta.
  2. Serenada adalah sajakpercintaan yang dapat diyanyikan. Kata "serenada' berarti nyanyian yan tepat pada waktu senja. Rendra banyak menciptakan serenada dalam Empat Kumpulan Sajak. Misalnya "Serenada Hitam", "Serenada Biru", "Serenada Merah Jambu". "Serenada Ungu", Serenada Kelabu", dan sebagainya. Warna-warni di belakang serenada itu melambangkan sifat nyanyian cinta itu, ada yang bahagia, sedih, dan kecewa.
  3. Ode adalah puisi berisi pujaan terhadap seseorang, sesuatu keadaan. Ode banyak ditulis sebagai pemujaan terhadap tokoh-tokoh yang dikagumi contohnya Teratai (karya Sanusi Pane), Diponegoro (karya Chairil Anwar), dan Ode buat Proklamator (karya Leon Agusta)
Contoh Puisi Serenada Hitam adalah sebagai berikut.

Serenada Hitam

Aku akan masuk ke dalam hutan
Lari ke dalam hutan
Menangis ke dalam hutan
Kerna mereka telah memisahkan kami:
Aku dan panjiku:
Akan kuurai sanggul rambutku
tergerai
bagai ratap tangis dan dukaku
Nasib telah menikam diriku dari belakang
Nasib telah memeras mataku
Dan menjalar kuman-kuman yang gatal
di kedua susuku
Wahai, mereka telah mengungkai
sebuah dada yang bidang
dari pelukanku!
Panji adalah pelita gemerlap
bersinar dalam puriku
Kini betapa gelap puriku
tiada lagi berlampu

Aku akan masuk ke dalam hutan
Lari kedalam hutan 
Mengapa mereka rintangi
cinta yang tak'kan terpisahkan?
Mengapa mereka bendungi
derasnya arus air kali?
Mengapa mereka bendungi
derasnya arus air kali?
Wahai, betapa gelap puriku
tiada lagi berlampu

Aku akan masuk ke dalam hutan
Lari ke dalam hutan
Menangis ke dalam hutan
Akan kutempuh
ujung pisau penghianatan
Akan kutantang 
kuburan kedengkian
Karena puriku tiada lagi berlampu

C. Puisi Deskriptif

Dalam puisi ini, penyair bertindak sebagai pemberi kesan terhadap keadaan/peristiwa, benda, atau suasana yang dipandang menarik perhatiannya. Puisi yang termasuk ke dalam puisi deskriptif adalah satire, puisi kritik sosial, dan puisi impresionistik. Untuk lebih jelasnya silakan kalian baca penjelasannya di bawah ini.
  1. Satire adalah puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan dengan cara menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya.
  2. Puisi kritik sosial adalah puisi yang menyatakan ketidaksenangan penyair terhadap keadaan atau diri seseorang dengan cara membeberkan kepincangan atau ketidakberesan keadaan/orang tersebut.
  3. Puisi impresionistik adalah puisi yang mengungkapkan kesan (impresi) penyair terhadap suatu hal.
Contoh Puisi Satire
 Aku Bertanya
Karya: WS Rendra

Aku bertanya...
tetapi pertanyaan-pertanyaanku
membentur jidat penyair-penyair salon,
yang bersajak tentang anggur dan rembulan,

sementara ketidakadilan terjadi
di sampingnya,
dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan
termangu-mangu dalam kaki dewi kesenian

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang jenis-jenis teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 8 semester 1 revisi. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami jenis-jenis teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 8 semester 1 revisi. Selamat belajar dan semoga bermanfaat. Terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jenis-Jenis Teks Puisi | Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester 1 (Revisi)

Beranda / Google.com / Google.co.id / Blogger.com /