Bahasa Indonesia SMP/SMA Kurikulum 2013

Larik dan Baris dalam Teks Puisi | Unsur-Unsur Teks Puisi Kelas VIII (Delapan) Revisi


Daftar Isi [Tampil]
ilmubindo.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan pengertian larik/baris dalam teks puisi lengkap dengan contoh teks puisi karya Chairil Anwar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang pengertian larik/baris dalam teks puisi lengkap dengan contoh teks puisi karya Chairil Anwar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dan harapannya apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami pengertian larik/baris dalam teks puisi lengkap dengan contoh teks puisi karya Chairil Anwar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Larik dan Baris dalam Teks Puisi | Unsur-Unsur Teks Puisi Kelas VIII (Delapan) Revisi
www.ilmubindo.com

A. Pengertian Larik (Baris)

Puisi adalah kelompok kata yang tidak membentuk kalimat dan paragraf. Kelompok kata atau kumpulan kata tersebut membentuk larik atau baris. Larik berbeda dengan kalimat dalam prosa. Larik bisa berupa kata saja, bisa frase, bisa pula seperti sebuah kalimat. Pada puisi lama, jumlah kata dalam sebuah larik biasanya empat, tapi pada puisi baru tak ada batasan. Bait merupakan kumpulan larik yang tersusun harmonis.

B. Puisi Menurut Ahli

Di bawah ini adalah beberapa pengertian menurut para ahli dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Adapun beberapa pendapat ahli adalah sebagai berikut.

1. Aminuddin (2009:134) kata puisi berasal dari bahasa Yunani pocima "membuat" atau poeisis "pembuatan". Puisi diartikan membuat dan pembuatan karena lewat puisi pada dasarnya seorang telah menciptakan suatu dunia sendiri, yang mungkin berisi pesan atau gambaran suasana-suasana tertentu, baik fisik maupun batiniah.

2. Hudson (dalam Aminuddin, 2009:134) mengungkapkan bahwa puisi adalah salah satu cabang sastra yang menggunakan kata-kata sebagai media penyampaian untuk membuahkan ilusi dan imajinasi, seperti halnya lukisan yang menggunakan garis dan warna dalam menggambarkan gagasan pelukisnya.

3. Ratih Mihardja (2012:18) puisi adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya". Sejalan dengan itu Dresden (dalam Ratih, 2012:18) mengatakan bahwa puisi adalah sebuah dunia dalam kata. Isi yang terkandung di dalam puisi merupakan cerminan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan penyair yang membentuk sebuah dunia bernama puisi.

4. Hasanuddin (2002:5) menyatakan puisi adalah pernyataan perasaan imajinatif penyair yang masih abstrak dikonkretkan, untuk mengkonkretkan peristiwa-peristiwa yang telah ada di dalam fikiran dan perasaan penyair, dan puisi merupakan sarananya.

5. Waluyo (2002:25) puisi adalah suatu bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya.


C. Contoh Teks Puisi

Berikut ini adalah beberapa contoh teks puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Adapun beberapa contoh teks eksposisi tersebut adalah sebagai berikut.

Karawang-Bekasi
Karya: Chairil Anwar

Kami yang kini berbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak mendengar deru kami
terbayang kami maju dan berdegap hati?
Kami bicara padamu dalam hening di malan sepi
jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu 
Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
Kami sudah beri kami punya jiwa kerja belum selesai, belum bisa
memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa
Kamu cuma tulang-tulang berserakan 
tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskanlah jiwa kami
Menjaga bung Karno
Menjaga bung Hatta
Menjaga bung Sjahrir
Kami sekarang mayat
Berilah kami arti
Berjagalah di garis batas pernyataan dan impian
Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Kawang-Bekasi

Aku
Karya: Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku 
Tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari hingga pedih dan perih
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

DIPONEGORO
Karya: Chairil Anwar

Di masa pembangunan ini
Tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.
Maju
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
sudah itu mati
Maju
bagimu negeri
Menyediakan api.
Punah di atas ditinda
Sungguh pun dalam ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai
Maju
Serbu
serang Terjang

Kepada Pelukis Affandi
Karya: Chairil Anwar

Kalau, ku habis-habis kata, tidak lagi
berani memasuki rumah sendiri, berdiri
di ambang penuh kupak,
adalah karena kesementaran segala
yang mencap tiap benda, lagi pula terasa
mati kan datang merusak.
Dan tangan kan kaku, menulis berhenti,
kecemasan derita, kecemasan mimpi;
berilah aku tempat di menara tinggi,
di mana kau sendiri meninggi
atas keramaian dunia dan cedera,
lagak lahir dan kehancuran cipta,
kau memaling dan memuja
dan gelap-tertutup jadi terbuka!

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang pengertian larik/baris dalam teks puisi lengkap dengan contoh teks puisi karya Chairil Anwar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik dalam memahami pengertian larik/baris dalam teks puisi lengkap dengan contoh teks puisi karya Chairil Anwar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Selamat belajar dan semoga berhasil. Terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Larik dan Baris dalam Teks Puisi | Unsur-Unsur Teks Puisi Kelas VIII (Delapan) Revisi

Beranda / Google.com / Google.co.id / Blogger.com /