Bahasa Indonesia SMP/SMA Kurikulum 2013

Cara Menyajikan Isi Tanggapan Buku Fiksi dan Nonfiksi Edisi Revisi 2017


Daftar Isi [Tampil]
ilmubindo.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan cara menyajikan isi tanggapan buku fiksi dan nonfiksi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang cara menyajikan isi tanggapan buku fiksi dan nonfiksi dalam pembelajaran bahasa Indonesia.. Dan harapannya, apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami cara menyajikan isi tanggapan buku fiksi dan nonfiksi dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

Cara Menyajikan Isi Tanggapan Buku Fiksi dan Nonfiksi Edisi Revisi 2017
www.ilmubindo.com

A. Aspek- Aspek Buku

Aspek-aspek yang dapat dijadikan pembahasan atas hasil membaca sebuah buku adalah sebagai berikut.
1. Identifikasi Buku
Penjelasan tentang suatu buku itu tidak hanya menyangkut isinya, tetapi juga pihak yang menerbitkannya, waktu dan tempat diterbitkannya, dan ketebalan bukunya (jumlah bab dan halaman). Kita pun dapat memperkenalkan pengarangnya: namanya, ketenaran yang diperolehnya, buku yang ditulisnya, atau mengapa ia sampai menulis buku itu.
2. Jenis Buku dan Struktur Penyajiannya
Kita pun perlu menjelaskan jenis buku itu: fiksi atau non fiksi. Pada bagian ini, kita dapat memulainya dengan mengemukakan tema daribuku itu. Apa yang sebenarnya yang ingin disampaikan buku itu? Demikianlah pertanyaan yang harus kita jawab dalam mengawali pembahasan tentang isi sebuah buku. Untuk itu, kita dapat menyampaikan ringkasan atau ikhtisar buku itu untuk dapat memeroleh gambaran mengenai isi buku itu.

3. Keunggulan Buku
Mengenai keunggulan buku, pertama-tama kita memperkenalkan organisasinya. Organisasi adalah kerangka buku itu, yaitu hubungan antara satu bagian dan bagian yang lain. Apakah hubungan itu harmonis, jelas, dan memperlihatkan perkembangan yang masuk akal? Apakah bagian yang terdahulu menjadi sebab atau dasar bagi bagian yang menyusul? Hal lainnya dari masalah keunggulan buku adalah bahasanya. Apakah bahasanya jelas dan kalimat-kalimatnya efektif? Aspek berikutnya yang dapat dikomentari adalah menyangkut perwajahannya (lay out).
4. Kegiatan Mandiri
Manakah pernyataan-pernyataan di bawah ini yang merupakan suatu tanggapan terhadap buku nonfiksi?
  1. Amanat dalam cerita itu begitu menggurui.
  2. Cerita dalam biografi yang banyak menggunakan kata kasar.
  3. Tema dalam buku itu yang lebih menghebat-hebatkan kehidupan orang-orang barat.
  4. Bab II buku itu menggambarkan kehidupan orang desa dalam kenyataan yang sesungguhnya.
  5. Fakta-fakta yang digunakan penulis merupakan fakta-fakta pada zaman sebelum kemerdekaan.
B. Contoh Sinopsis Novel

Berikut ini adalah salah satu contoh sinopsis novel dalam menyajikan isi tanggapan buku fiksi. Adapun contoh sinopsis tersebut adalah sebagai berikut.

Novel Perahu Kertas dimulai dengan kisah seorang anak muda bernama Keenan. Ia seorang remaja yang baru saja menyelesaikan sekolah menengah atasnya di Belanda, tepatnya di Amsterdam. Keenan menetap di negara tersebut selama hampir enam tahun lamanya, bersama sang nenek. Keenan terlahir dengan cita-cita menjadi pelukis. Namun, ia dipaksa untuk kembali ke Indonesia oleh sang ayah. Keluarganya tidak mendukung Keenan menjadi seorang pelukis. Ia pada akhirnya memulai perkuliahan di salah satu Universitas di Bandung. Ia mengalah dan memutuskan untuk belajar di Fakultas Ekonomi.

Tokoh sentral lainnya adalah wanita bertubuh mungil bernama Kugy. Ia digambarkan dengan kepribadian yang riang dan ceria. Berbeda dengan Keenan yang cenderung dingin dan kaku. Kugy juga merupakan sosok yang eksentrik pun nyentrik. Ia akan sangat mudah dikenali jika ada di dalam kerumunan. Kugy menggilai dongeng dan kisah klasik. Sedari kecil ia bercita-cita menjadi seorang penulis dongeng. Ia memiliki sejumlah koleksi buku dongeng, ingin menjadi seorang perancang dongeng pun juru dongeng. Namun di tengah impiannya yang menggebu, kenyataan memaksanya sadar bahwa penulis dongeng bukan profesi yang banyak menghasilkan materi. Kugy dipaksa untuk menyimpan mimpinya demi sebuah rasionalitas pun realisme. Meski demikian, tokoh kugy ini tidak patah arang. Ia mencintai dunia tulis-menulis. Hal ini yang membuat ia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Sastra di salah satu Universitas di Bandung. Tempat kuliah yang sama dengan tokoh lainnya, Keenan.

Pertemuan antara kedua tokoh ini tak terlepas dari tokoh lain yakni Noni dan Eko. Noni tokoh pendukung cerita yang merupakan sahabat dekat Kugy. Sementara itu, Eko adalah sepupu Keenan. Pertemuan pertama Kugy dan Keenan adalah momen di mana Eko dan Noni menjemput Keenan yang baru tiba di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Kugy pun Keenan menjalin persahabatan bersama Eko dan Noni. Diam-diam mereka saling mengagumi. Kugy yang senang bercerita lewat dongeng merasa takjub bertemu dengan Keenan, seseorang yang mampu bercerita lewat gambar. Mereka diam-diam jatuh cinta dalam diam. Namun, kondisi menuntut mereka untuk terus diam dan menebak. "Diamnya " mereka terhadap perasaan masing-masing semakin menjadi dikarenakan Kugy telah memiliki pacar bernama Ojos atau Joshua. Sementara itu, Keenan yang belum memiliki pasangan, hendak dijodohkan dengan tokoh bernama Wanda. Wanda sendiri adalah seorang Kurator. Hal ini yang membuat Eko juga Noni bersemangat mendekatkannya dengan Keenan yang jago melukis.

Persahabatan Kugy, Keenan, dan Noni berjalan apa adanya. Namun lambat laun mereka renggang. Kugy sibuk dengan muridnya di sekolah darurat. Ia menjadi salah satu guru relawan. Ia mengajar dengan cara mendongeng. Anak-anak yang semula usil pada Kugy, berbalik suka berkat dongeng petulangan berjudul "Jenderal Pilik dan Pasukan Alit". Dongeng tersebut dituliskan Kugy dalam sebuah buku. Di waktu mendatang, buku dongeng tersebut ia berikan pada Keenan.

Lain lagi dengan Keenan, ia juga sibuk dengan kehidupannya termasuk kedekatannya dengan Wanda. Pada mulanya, hubungan mereka baik-baik saja. Namun, beberapa waktu hubungan tersebut menjadi pelik dan menghentak Keenan. Ia menyadari bahwa apa yang ia berusaha bangun, hancur dalam hitungan waktu semalam. Ia sedih, remuk dan kecewa. Keenan pun memutuskan untuk meninggalkan Kota Bandung menuju Kota Bali. Di Pulau Dewata tersebut, Keenan tinggal dengan Pak Wayan, sahabat ibunya.

Sebelum pergi, Kugy memberi Keenan buku dongeng "Jenderal Pilik dan Pasukan Alit". Keenan membawanya ke Bali. Di tempat Pak Wayan, perlahan Keenan membangun hidup dan mimpinya kembali. Ia hidup bersama banyak seniman dan menjadikan naluri seninya dalam melukis semakin terasah. Di Bali, Keenan mengagumi Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Pada akhirnya, setelah beberapa waktu, Keenan menjadi salah satu pelukis yang karyanya diburu. Ia menciptakan serial lukisan yang digemari kolektor. Kisah tersebut adalah dongeng yang sebelumnya Kugy berikan.

Sementara itu, selepas kuliah Kugy kembali ke Jakarta dan menjadi seorang Copywriter. Ia kemudian menjalin hubungan dengan atasannya yang juga merupakan karib kakaknya. Ia dan Remi menjalin hubungan meski diam-diam Kugy masih sering mengenang Keenan. Sampai suatu waktu, Kugy kembali bertemu dengan Keenan yang terpaksa meninggalkan Bali karena ayahnya terkena serangan stroke. Keenan harus melanjutkan perusahaan ayahnya. Pertemuan Kugy dan Keenan di kondisi yang berbeda ini membuat mereka tak bisa menahan perasaan masing-masing. Konflik dimulai dari sini.

Secara umum, Dee mengemas cerita cinta ini dengan sederhana namun sarat makna. Kisah ini tentang pencarian cinta yang dibiarkan mengalir hingga kembali bermuara seperti perahu kertas. Melalui Kugy dan Keenan, Dee menyajikan cerita cinta yang biasa namun dalam. Pemilihan kata serta alur taktis membuat kisah di dalam novel Perahu Kertas menarik untuk di baca. Meski temanya teramat ringan, namun signatur Dee dalam cerita ini sama memikatnya dengan buku bertema berat milik Dee lainnya.

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang cara menyajikan isi tanggapan buku fiksi dan nonfiksi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam memahami cara menyajikan isi tanggapan buku fiksi dan nonfiksi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Cara Menyajikan Isi Tanggapan Buku Fiksi dan Nonfiksi Edisi Revisi 2017

Beranda / Google.com / Google.co.id / Blogger.com /