Blog Kumpulan Informasi Seputar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SMP

Cara Menganalisis Unsur Kebahasaan Cerita Pendek dengan Menggunakan Majas

ilmubindo.com_ Majas merupakan pemanfaatan kata atau kalimat untuk memeroleh efek tertentu. Dengan majas, teks akan memiliki efek lebih indah, imajinatif, ataupun ekspresif. Berikut beberapa majas yang sering digunakan dalam cerpen.

1. Ironi
Ironi adalah majas yang menyatakan suatu hal secara kebalikan dengan maksud menyindir. 
Contoh: 
Manis sekali kopi ini, gula murah yah harganya.

2. Personifikasi
Personifikasi adalah majas yang mengumpamakan benda mati sebagai manusia (person).
Contoh:
Daun kelapa di pantai itu, seakan-akan melambai padaku.

3. Metafora
Metafora adalah majas yang menggunakan perlambangan untuk menyatakan sesuatu.
Contoh:
Ayahnya bekerja membanting tulang demi masa depan anak-anaknya.

Cara Menganalisis Unsur Kebahasaan Cerita Pendek dengan Menggunakan Majas
www.ilmubindo.com

4. Simile
Simile adalah majas yang menyamakan suatu objek rumit dengan objek lain yang sederhana. Tujuannya adalah agar pembaca dapat membayangkan dengan jelas objek yang dimaksud.
Contoh:
Bentuk alisnya aneh, seperti semut besar berbaris.

5. Hiperbola
Hiperbola adalah majas yang memberi makna secara berlebihan, fungsinya untuk menyatakan sesuatu dengan niat yang sangat kuat.
Contoh:
Suaranya menggelengar bagikan kilat yang akan menyambar.

6. Pleonasme
Pleonasme adalah majas yang menggunakan beberapa kata bersinonim secara bersamaan dalam satu kalimat. Fungsinya adalah memberi penekanan yang luar biasa pada suatu bagian.
Contoh:
Anak Kepala Desa sangat amat cerdas sekali.

7. Litotes
Litotes adalah majas yang merendah-rendahkan diri sendiri agar terkesan tidak sombong.
Contoh:
Maaf, kawan. Saya hanya dapat membawakan bingkisan sekadarnya.

8. Eufimisme
Eufimisme adalah majas yang menghaluskan kata-kata yang dianggap kasar atau kurang sopan.
Contoh:
Sejak bulan lalu, aku dibebastugaskan.

9. Repetisi
Repetisi adalah majas perulangan kata, frasa, atau kalimat yang dianggap penting. Fungsinya untuk memberi tekanan pada bagian yang diulang.
Contoh:
Aku pergi tanpamu, Aku datang tanpamu, Aku memetik gitar tanpamu, Aku hidup tanpamu, Aku mati tanpamu.

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang cara menganalisis unsur kebahasaan cerita pendek menggunakan majas. Semoga artikel yang admin bagikan ini dapat bermanfaat khususnya peserta didik yang mencari referensi tentang unsur kebahasaan teks cerpen menggunakan majas. Terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Menganalisis Unsur Kebahasaan Cerita Pendek dengan Menggunakan Majas