Blog Kumpulan Informasi Seputar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SMP

Contoh Soal, Materi, dan Pembahasan UN/UNBK SMP Bahasa Indonesia Tahun 2018: Menggunakan Istilah dalam Kalimat

ilmubindo.com_ Kali ini admin akan bagikan kepada kalian Contoh Soal, Materi, dan Pembahasan UN/UNBK SMP Bahasa Indonesia Tahun 2018: Menggunakan Istilah Dalam Kalimat. Semoga dapat membantu kalian dalam mencari referensi soal-soal ujian nasional 2018 terbaru. Selamat belajar.

Contoh Soal, Materi, dan Pembahasan UN/UNBK SMP Bahasa Indonesia Tahun 2018: Menggunakan Istilah dalam Kalimat

1. Menggunakan istilah (Kata) dalam kalimat
Kata adalah kumpulan beberapa huruf yang memiliki makna tertentu. Dari segi bahasa, kata diartikan sebagai kombinasi morferm yang dianggap sebagai bagian terkecil dari kalimat. Morfem sendiri adalah bagian terkecil dari kata yang memiliki makna dan tidak dapat dibagi lagi ke bentuk lebih kecil.
Penggunaan istilah (Kata) kata dalam kalimat harus sesuai dengan konteks atau makna kalimat. Oleh karena itu, pemilihan istilah (Kata) hartus tepat dengan penggunaan dalam kalimat. Ketepatan penggunaan kata (pilihan kata/diksi) untuk mengungkap suatu maksud sesuai dengan situasi dan kondisi. Misalnya, kata meninggal lebih tepat ditunjukkan kepada orang yang telah tiada dibanding kata mati atau mampus.

2. Menggunakan Istilah (Frasa) dalam kalimat
Frasa adalah satuan gramatikal yang merupakan kesatuan lingustik dan tidak melebihi batas fungsi atau jabatan kalimat (S,P,O,Pel dan K). Frasa memiliki unsur inti. Inti frasa adalah unsur utama/pokok yaitu unsur yang diterangkan (D) dan atribut pewatas adalah unsur yang menerangkan (M). Macam-macam frasa (berdasarkan distribusi unsur pembentuknya) sebagai berikut.
a. Frasa eksosentris
Frasa eksosentris adalah frasa yang mempunyai penyebaran tidak sama dengan unsurnya atau tidak memiliki inti frasa. Cirinya diawali kata depan dan kata sambung.
b. Frasa Endosentris
Frasa endosentris adalah frasa yang memiliki distribusi (penyebaran) sama dengan unsurnya atau memiliki inti frasa.
1) Frasa endosentris koordinatif, yaitu frasa endosentris yang terdiri atas unsur setara, dapat disisipi kata dan atau atau.
2) Frasa endosentris atributif, adalah frasa endosentris yang terdiri atas unsur tidak setara.
(a) Atributif berimbuhan. Contoh: anak tertua, garis pembatas.
(b) Atributif tak berimbuhan. Contoh: sedang makan, halaman luas.
3) Frasa endosentris apositif, adalah frasa endosentris yang atributnya berupa keterangan tambahan.

Contoh Soal Tipe Ujian Nasional Tahun 2018 Bahasa Indonesia
1. Perhatikan kalimat berikut!
Habiburrahman Elzirazhy terkenal sebagai novelis pembangun jiwa yang sangat [...]. Ia mampu menghasilkan banyak novel berkualitas.

Istilah tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....
A. produktif
B. konsumtif
C. komunikatif
D. korelatif

Kunci Jawaban: A
Pembahasan 🐶 Istilah tepat untuk mengisi kalimat rumpang tersebut adalah kata produktif. Kata produktif berarti bersifat mampu menghasilkan dalam jumlah besar. Kata konsumtif, komunikatif, dan korelatif tidak tepat untuk mengisi kalimat rumpang tersebut.

2. Cermati paragraf berikut!
Tidur berbaring dengan posisi telentang [...] karena akan menekan atau menyesakkan tulang punggung. Tidur terkurap atau menelungkup [...] untuk pernapasan. Keseringan tidur pada sisi kiri badan [...] kesehatan karena menghimpit jantung.

Frasa tepat digunakan untuk melengkapi kalimat dalam paragraf tersebut adalah ....
A. lebih sehat, sangat praktis, tidak mengganggu
B. akan sehat, tidak praktis, telah mengganggu
C. sangat sehat, sangat praktis, telah mengganggu
D. kurang sehat, tidak praktis, bisa mengganggu

Kunci Jawaban: D
Pembahasan 🐔 Kalimat-kalimat rumpang tersebut harus dilengkapi dengan frasa tepat. Frasa tepat untuk melengkapi kalimat tersebut terdapat pada pilihan jawaban D.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Contoh Soal, Materi, dan Pembahasan UN/UNBK SMP Bahasa Indonesia Tahun 2018: Menggunakan Istilah dalam Kalimat