Blog Kumpulan Informasi Seputar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SMP

7 Perbedaan Teks Laporan Percobaan dengan Teks Fabel

ilmubindo.com_ Kali ini admin akan membagikan artikel mengenai 7 perbedaan teks laporan percobaan dengan teks fabel dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Semoga artikel yang admin bagikan kali ini dapat membantu peserta didik dalam mencari referensi tentang perbedaan teks laporan percobaan dengan fabel. Selamat belajar semoga kalian sukses.

Fabel adalah cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai manusia. Fabel adalah cerita fiksi atau khayalan belaka (fantasi). Kadang kala fabel memasukkan karakter minoritas berupa manusia. Cerita fabel juga sering disebut cerita moral karena mengandung pesan yang berkaitan dengan moral.
7 Perbedaan Teks Laporan Percobaan dengan Teks Fabel
www.ilmubindo.com

No.
Perbedaan Teks
Teks Rekaman Percobaan
Teks Fabel
1.
Teks rekaman percobaan merupakan teks yang memaparkan laporan hasil percobaan atau penelitian.
Fabel adalah cerita fiksi berupa dongeng yang menggambarkan budi pekerti manusia yang diibaratkan pada binatang.
2.
Ciri-ciri laporan percobaan yaitu.
1)      Disusun berdasarkan hasil percobaan/pengamatan.
2)      Pembahasan masalah dikemukakan secara objektif sesuai realitas/fakta dan kebenarannya dapat diuji.
3)      Disusun berdasarkan struktur isi teks secara runtut dan sistematis.
4)      Menggunakan bahasa ilmiah baku, jelas, komunikatif, dan logis sehingga tidak terbuka kemungkinan adanya ambiguitas, ketaksaan, ataupun kerancuan.
5)      Ditulis dengan data lengkap sebagai pendukung laporan.
6)      Dibuat menarik dan interatif.
7)      Menuntaskan masalah-masalah yang dimunculkan secara terperinci dan lengkap.
Ciri-ciri fabel.
1)      Fabel mengambil tokoh binatang.
2)      Watak tokoh para binatang digambarkan ada yang baik dan ada yang buruk.
3)      Tokoh para binatang bisa berbicara seperti manusia.
4)      Rangkaian peristiwa menunjukkan kejadian sebab-akibat.
5)      Fabel menggunakan latar alam.
3.
Ciri kebahasaan laporan percobaan.
1)      Memperkenalkan aspek umum atau kelompok (generik).
2)      Menggunakan kata tugas hubungan logis.
3)      Menggunakan kalimat aktif.
4)      Menggunakan kata kerja aktif untuk menggambarkan proses dan aksi.
5)      Menggunakan kata serapan atau istilah khusus.
6)      Tidak ada urutan waktu, yang ada urutan kegiatan.
7)      Menggunakan kata benda dan frasa.
8)      Disertai dengan foto, diagram, atau tabel untuk memperkuat hasil pengamatan.
Ciri kebahasaan.
1)      Kalimat naratif/peristiwa
2)      Kalimat langsung yang berupa dialog para tokoh.
3)      Menggunakan kata sehari-hari dalam situasi tidak formal.
4.
Langkah-langkah menyusun teks laporan percobaan.
1)      Menentukan judul percobaan sesuai dengan objek yang diamati atau diteliti.
2)      Menyusun tujuan percobaan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.
3)      Menyusun teks laporan percobaan berdasarkan struktur teks laporan percobaan.
4)      Menggunakan bahasa sesuai pedoman umum ejaan bahasa Indonesia dan tata bahasa baku Indonesia.
Unsur intrinsik.
1)      Tokoh
2)      Ciri tokoh
3)      Penokohan
4)      Watak tokoh
5)      Setting atau latar
6)      Tema
7)      Amanat
5.
Teks laporan percobaan memiliki struktur yaitu judul, pendahuluan, landasan teori/kajian pustaka, metode penelitian, hasil, dan pembahasan, simpulan, dan daftar pustaka.
Struktur teks fabel.
1)      Orientasi
2)      Komplikasi
3)      Resolusi
4)      Koda
6.
Tidak memiliki tema
Jenis-jenis fabel.
1)      Fabel alami
2)      Fabel adaptasi
7.
Tidak memiliki latar
Tokoh fabel tidak menggunakan kata ganti karena tokohnya adalah hewan.

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang 7 perbedaan teks laporan percobaan dengan teks fabel dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat buat peserta didik semuanya. Terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : 7 Perbedaan Teks Laporan Percobaan dengan Teks Fabel