Bahasa Indonesia SMP/SMA Kurikulum 2013

Menyusun, Menelaah, Merevisi, dan Meringkas Teks Eksposisi | Bahasa Indonesia Kelas 8 (Revisi)


Daftar Isi [Tampil]
ilmubindo.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan artikel seputar teks eksposisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi menyusun, menelaah, merevisi, dan meringkas isi teks eksposisi. Harapannya, apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang teks eksposisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi menyusun, menelaah, dan meringkas isi teks. Dan semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami teks eksposisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi menyusun, menelaah, dan meringkas isi teks.

Menyusun, Menelaah, Merevisi, dan Meringkas Teks Eksposisi | Bahasa Indonesia Kelas 8 (Revisi)
www.ilmubindo.com

Teks eksposisi mudah kita temukan dalam berbagai media. Coba saja kalian perhatikan bacaan-bacaan dalam media-media tersebut, semua berbentuk eksposisi. Misalnya, berita yang biasa kalian baca di koran, majalah, atau internet. Selain dalam bentuk berita, teks eksposisi dapat kalian temukan dalam resep, petunjuk penggunaan, laporan ilmiah, ataupun artikel. Dengan demikian, pemahaman kalian tentang teks eksposisi sangat penting. Teks eksposisi merupakan teks yang memberikan penjelasan tentang suatu hal. Di dalamnya disampaikan fakta-fakta. Dalam eksposisi juga sering terdapat gambar, tabel, grafik, bagan, ataupun data berupa angka-angka. Oleh karena itulah, hal yang kita peroleh setelah membaca teks eksposisi adalah keluasan informasi, wawasan, dan pengetahuan.

Langkah Menyusun Teks Eksposisi



Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, teks eksposisi adalah teks yang memaparkan sesuatu dengan sejelas-jelasnya. Oleh karena itu, jenis teks tersebut lebih banyak menggunakan fakta. Adapun langkah-langkah penyusunannya adalah sebagai berikut.

1. Mendaftar topik-topik yang akan dikembangkan menjadi paragraf eksposisi
Contoh:
  • Paling depan, para siswi
  • Melakukan koreografi menggunakan bendera 
  • Para penonton berjubel
  • Diikuti marching band
  • Pelajar dengan papan bertuliskan hal-hak remaja
  • Pelajar berselimut spanduk berisi tanda tangan pelajar
2. Menyusun kerangka paragraf eksposisi, yakni dengan menomori topik-topik itu sesuai dengan urutan yang kalian kehendaki. Dalam tahap ini, bisa saja kalian membuat topik yang kalian anggap tidak sesuai atau menggantinya dengan topik lain.
Contoh:
  • Paling depan, para siswi
  • Melakukan koreografi menggunakan bendera 
  • Para penonton berjubel
  • Diikuti marching band
  • Pelajar dengan papan bertuliskan hal-hak remaja
  • Pelajar berselimut spanduk berisi tanda tangan pelajar
3. Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi paragraf eksposisi. Dalam tahap ini, kalian harus menjadikan topik-topik itu menjadi kalimat yang jelas. Kalian boleh menambah atau mengubah kata, atau membuat kalimat yang fungsinya sebagai pengikat sehingga kalimat-kalimat itu terjalin kompak dan padu.
Contoh:
Paling depan, deretan siswi imut. Mereka asyik melakukan koreografi menggunakan bendera. Kelompok ini diikuti dengan marching band, disusul oleh sejumlah pelajar yang menempeli tubuh mereka dengan papan bertuliskan hak-hak yang patut dituntut remaja. Rombongan diakhiri dengan sekelompok pelajar yang berbaris dalam "selimut" berbentuk spanduk petisi berupa tanda tangan dari sejumlah sekolah di Bandung.

Menelaah dan Merevisi Teks Eksposisi



Menelaah dan merevisi teks bertujuan memperoleh tulisan yang lebih baik. Bagaimana yang telah kalian pelajari sebelumnya bahwa kegiatan tersebut lazim disebut menyunting atau mengedit. Hal yang perlu disunting dalam teks eksposisi adalah aspek isi, susunan, dan penggunaan bahasanya.

1. Aspek Isi
Aspek isi terkait dengan kejelasan dan kelengkapan fakta. mungkin pula berkenan dengan keakuratan ataupun ketepatan penggunaan fakta di dalamnya.

2. Aspek Susunan
Aspek susunan terkait dengan kepaduan hubungan antarkalimat. Dalam teks itu mungkin saja ada perincian topik atau kalimat yang menyimpang dan tidak sesuai dengan topik utama. Mungkin pula susunannya tidak beraturan atau polanya tidak jelas sehingga maksud teks sulit dipahami pembaca. Kalimat semacam itu disebut kalimat sumbang.

3. Aspek Bahasa
Aspek bahasa terkait dengan keefektifan kalimat, penggunaan kata baku bahasa Indonesia sangatlah penting.

Meringkas Teks Eksposisi



Meringkas berarti memendekkan atau menjadikan teks yang panjang menjadi lebih singkat atau pendek. Ringkasan disusun berdasarkan ide-ide pokok yang ada pada setiap bagian dalam suatu teks. Dengan demikian, kecakapan kalian dalam menemukan ide pokok itulah yang penting diperhatikan dalam membuat ringkasan.

Secara umum, keberadaan ide pokok mungkin di awal atau di akhir teks. Sebagai contoh silakan kalian simak contoh ide pokok di bawah ini.

Ide pokok 1
Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, sederet film asing mengenai lingkungan hidup di putar. Film-film tersebut mengupas berbagai kasus dan kondisi bumi saat ini serta orang-orang pelestari bumi yang penuh inspirasi. Sebagian besar film tersebut menceritakan sosok yang mengabdi secara total kepada alam. Mereka gigih merawat kondisi bumi di lingkungan masing-masing. Ide pokok teks ulasan tersebut adalah pemutaran film dalam rangka memeringati Hari Bumi.

Ide pokok 2
Sungguh suatu kebahagiaan tersendiri, sebuah arsip atau karya film Indonesia di masa lampau, dalam hal ini karya Usmar Ismail, bisa kita saksikan dalam format yang telah direstorasi. Pentingnya sebuah karya film yang direstorasi itu sendiri adalah bagaimana kita bisa menyaksikan sebuah karya film-film produksi terdahulu dalam bentuk yang utuh. Hal ini tidak lain karena beberapa arsip film Indonesia yang diproduksi di masa lampau tidak mengalami perawatan yang memadai sehingga beberapa film klasik Indonesia tersebut tidak bisa disaksikan dalam kondisi utuh seperti kondisi awal ketika diproduksi. Setidaknya pengertian utuh di sini adalah perihal film dalam bentuk (form) asalnya sangat dipengaruhi oleh material film yang mengalami kerusakan karena usia dan perawatan yang tidak memadai. Ide pokok teks ulasan tersebut adalah sebuah arsip atau karya film Indonesia bisa kita saksikan dalam format yang telah direstorasi.

Ide pokok 3
Burung merpati memiliki beragam jenis warna, antara lain cokelat, putih, hitam, dan perpaduan dari beberapa warna tersebut. Merpati memiliki semacam sensor dalam hidungnya yang digunakan untuk mengenali bau-bau rumahnya. Inilah penyebab burung merpati dapat pulang kerumahnya setelah terbang jauh. Makanan burung ini adalah biji-bijian seperti jagung, beras, kacang hijau, dan lain sebagainya. Ide pokok kutipan teks laporan tersebut adalah burung merpati memiliki beragam jenis warna.

 Ide pokok 4
Taman Nasional Baluran merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa. Taman Nasional Baluran terdiri atas tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pengunungan bawah, hutan rawa, dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Ide pokok paragraf tersebut adalah Taman Nasional Baluran merupakan perwakilan ekosistem hutan di pulau Jawa.

Ide pokok 5
(1) Banyak hal yang menjadi penyebab kemacetan lalu lintas. (2) Pertama, adanya persilangan dengan jalan kereta api. (3) Kedua, semakin banyak kendaraan yang berlalu lalang di jalan-jalan. (4) Ketiga, banyak jalan digunakan untuk parkir kendaraan dan sebagai tempat para pedagang kaki lima berjualan. Kalimat utama paragraf tersebut adalah banyak hal yang menjadi penyebab kemacetan lalu lintas.

Ide pokok 6
Ada banyak alasan yang memperkuat bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk memiliki pesawat kepresidenan. Alasan ekonominya adalah pesawat tersebut memiliki biaya operasional yang sangat tinggi. Alasan sosialnya adalah pada saat rakyat belum terentaskan dari kemiskinan para pejabat menikmati fasilitas negara yang mewah. Ide pokok paragraf tersebut adalah saat ini bukan waktu yang tepat untuk memiliki pesawat kepresidenan.

Demikianlah yang dapat admin bagikan tentang teks eksposisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi menyusun, menelaah, merevisi, dan meringkas isi teks eksposisi. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan anak didik dalam memahami teks eksposisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi menyusun, menelaah, merevisi, dan meringkas isi teks eksposisi. Kiranya bermanfaat dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Menyusun, Menelaah, Merevisi, dan Meringkas Teks Eksposisi | Bahasa Indonesia Kelas 8 (Revisi)

Beranda / Google.com / Google.co.id / Blogger.com /